Suara.com - Bank Indonesia (BI) siap meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang baru pada tanggal 19 Desember 2016.
"Pada tanggal tersebut peluncuran akan dilakukan di Jakarta dan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo," kata Kepala BI Kanwil Jawa Tengah Iskandar Simorangkir di Semarang, Jumat (16/12/2016).
Setelah itu, peluncuran baru akan dilakukan di daerah salah satunya di Jawa Tengah. Dikatakan, uang NKRI baru yang akan diluncurkan tersebut mulai dari seri pecahan besar sampai dengan uang logam.
"Nantinya kami akan melakukan sosialisasi baik melalui media masa maupun ke perbankan," katanya.
Dikatakan, waktu peluncuran tersebut tepat mengingat biasanya di akhir tahun transaksi keuangan yang dilakukan oleh masyarakat akan mengalami kenaikan.
Dengan tingginya transaksi keuangan oleh masyarakat, diharapkan semakin cepat pecahan baru ini diketahui oleh masyarakat.
"Biasanya kalau untuk Natal dan tahun baru transaksi keuangan akan meningkat antara 10-15 persen dari transaksi harian," katanya.
Dikatakan, biasanya peningkatan akan terjadi jelang minggu terakhir bulan Desember hingga usai tahun baru.
Meski belum memastikan berapa besar, untuk menghadapi peningkatan tersebut pihaknya akan menyediakan tambahan uang tunai pada akhir tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung