Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Binwasnaker Kementerian Tenaga Kerja, Maruli Apul Hasoloan berjanji segera mengkomunikasikan usulan Dewan Perwakilan Rakyat terkait pembentukan satgas khusus mengawasi keberadaan orang asing. Hal itu disampaikannya dalam diskusi bertajuk 'Dibalik Serbuan Warga Asing' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).
"Itu (Satgas) nanti akan kita bicarakan dengan Pak Ronni (Dirjen Imigrasi Kemenkumham) karena perlintasan itu kan tugas imigrasi, jadi masuk keluarnya tergantung dia," kata Maruli.
Menurutnya, bila ditelisik dari skala nasional untuk pengawasan orang asing sejatinya telah dibentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora). Namun ia tetap mengakui masih kurang tenaga guna melakukan pengawasan.
"Memang kita akui jumlahnya masih kurang tetapi upaya kita banyak. Seperti ada ada pemeriksaan secara berkala tiga bulan sekali lalu sidak-sidak," tutupnya.
Sebelumnya Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf mengimbau pemerintah agar membentuk satgas pengawasan orang asing di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Mengingat Indonesia sedang dihantui keresahan akibat maraknya kedatangan tenga kerja asing, khususnya dari Cina.
Berita Terkait
-
Komisi IX Desak Pemerintah Bentuk Satgas Tenaga Kerja Asing
-
Dirjen Imigrasi: Hanya Ada 27 Ribu WNA yang Bekerja di Indonesia
-
Kebijakan Pemerintah Dinilai Tak Sesuai Logika Ekonomi
-
Dede Yusuf Klaim TKA Cina ke Indonesia Buat Hindari Pengangguran
-
Jumhur Hidayat Kritik Pemerintah Buka Pintu Tenaga Kerja Cina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!