Suara.com - Perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA, mengumumkan pihaknya akan memangkas produksi minyak mentah sebesar 95.000 barel per hari (bph) mulai 1 Januari. Langkah ini merupakan bagian dari perjanjian internasional antara negara-negara produsen minyak terkemuka untuk mengekang kelebihan pasokan minyak global dan menopang harga.
Pada pertemuan 30 November di Austria, yang diselenggarakan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), negara-negara penghasil minyak sepakat mengurangi produksi dunia sebesar 32,5 juta barel per hari mulai 2017.
Dalam sebuah pernyataannya, PDVSA mengatakan keputusannya "akan menguntungkan industri minyak global." Presiden Venezuela Nicolas Maduro memelopori upaya untuk menstabilkan harga minyak, yang dalam dua tahun terakhir telah berayun dari lebih dari 100 dolar AS per barel menjadi kurang dari 40 dolar AS, mendatangkan malapetaka pada anggaran nasional.
Venezuela menghasilkan minyak mentah sekitar tiga juta barel per hari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto