PT Taspen Persero secara resmi memiliki 40 persen saham PT Bank Mandiri Taspen Pos atau yang lebih dikenal sebagai Bank Mantap, setelah berhasil mengakusisi saham milik Pos Indonesia di bank tersebut.
Penandatanganan akta jual beli tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro dan Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahju Setijono di Jakarta, Rabu (28/12/2016).
Kesepakatan itu dilakukan setelah PT Taspen mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN dan Dewan Komisaris Utama Taspen untuk membeli seluruh saham Pos Indonesia pada Bank Mantap.
Sebelumnya, jumlah saham yang dimiliki oleh Pos Indonesia, yang kemudian diakusisi oleh PT Taspen adalah sebanyak 202 juta lembar saham.
Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro menyatakan dengan resminya transaksi tersebut, maka pihaknya dapat meningkatkan kredit pensiun dengan layanan yang mudah dan biaya rendah.
"Selain itu, transaksi ini dapat membawa TASPEN melangkah maju untuk membentuk TASPEN 'incorporated'," kata Iqbal.
Dengan adanya kesepakatan ini, Bank Mantap diharapkan mampu meningkatkan kerja dan layanan yang konsisten dan menjadi prioritas dan pilihan utama bagi PNS aktif maupun para pensiunan.
Bank Mantap juga berkomitmen untuk mewujudkan inovasi produk dan layanan yang memudahkan nasabah perseorangan ataupun bagi aspek usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam mengakses kredit dan pinjaman lainnya.
Dalam acara penandatanganan yang dilakukan di hadapan Notaris Andalia Farida tersebut, ikut hadir Direktur Jasa Keuangan Pos Indonesia Poernomo, Komisaris Bank Mantap Agus Haryanto dan Direktur Bisnis Bank Mantap Nurkholis Wahyudi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO
-
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
-
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
-
Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
-
Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?