Konsultan properti Colliers International menyatakan tingkat persaingan atau kompetisi sektor perhotelan di Bali dalam kondisi ketat. Kondisi ini terutama disebabkan banyaknya pembangunan dan pengembangan hotel di provinsi tersebut.
"Seperti di banyak daerah lainnya, kompetisi hotel masih ketat, dengan pasokan hotel baru terus masuk ke pasar," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, Kamis (5/1/2017).
Maraknya pembangunan hotel di Bali juga karena provinsi tersebut dinilai sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Republik Indonesia.
Berdasarkan proyeksi yang dilakukan Colliers International, pasar perhotelan di Bali diperkirakan menambah 8.134 kamar tambahan pada tahun 2017,kata Ferry Salanto.
Pasokan tersebut bakal didominasi oleh hotel empat bintang dengan total 4.604 kamar, yang diikuti 2.959 kamar hotel bintang lima, kemudian 571 kamar hotel bintang tiga.
Selain itu, ujar Ferry Salanto , bila tidak ada kebijakan yang dikeluarkan guna mengatur permasalahan itu, maka diperkirakan pasar perhotelan di Bali akan terus mengalami tingkat persaingan yang ketat.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada Januari-November 2016 tercatat sebanyak 4,48 juta orang atau meningkat 23,52 persen dibanding periode sama tahun 2015 sebanyak 3,63 juta orang.
"Mereka datang dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negara melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 4,48 juta orang dan sisanya 70.449 orang melalui pelabuhan laut," kata Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Selasa (3/1/2017).
Dinas Pariwisata Provinsi Bali menargetkan kunjungan wisman ke Pulau Dewata pada 2016 sebanyak 4,2 juta orang, sehingga selama 11 bulan itu sudah melampaui sasaran. Sementara target kunjungan wisman ke Bali pada tahun 2017 sebanyak 5,5 juta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun