Suara.com - Penyebab kenaikan harga cabai di Indonesia, tak terkecuali di Bulungan adalah karena cuaca akhir-akhir ini yang kurang mendukung sehingga tanaman cabai banyak yang rusak.
Mantan Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Bulungan, Kalimantan Utara, Gerilyawansyah di Tanjung Selor, mengatakan bahwa pasokan cabai berkurang namun kebutuhan tetap sama.
"Jadi karena sedikit jumlah cabai yang dipanen petani mereka jualnya mahal dan pedagang yang membelipun menjual dengan harga tinggi," katanya, seperti dilaporkan Antara, Senin (9/1/2017).
Saat ini, pasokan cabai di Bulungan lebih banyak dari luar daerah.
"Kebanyakan memang cabai yang ada dari luar, karena di daerah kita sendiri atau lokal biasanya hanya untuk kebutuhan sehari-hari kalo ada lebih baru di jual," ungkap pria yang baru menjabat sebagai Kabid Koperasi UMKM Bulungan selama 5 hari ini.
Normalnya, harga cabai rawit di Kabupaten Bulungan adalah Rp50 ribu perkilogram. Namun saat ini mencapai Rp100 ribu perkilogram. Artinya, dua kali lipat lebih tinggi.
"Pengepul yang ada kalau bisa lebih banyak lagi mencari sumbernya untuk memasok sehingga dipasar cabai tetap banyak," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki