Suara.com - Harga cabai di sejumlah daerah dalam beberapa minggu terakhir naik terus.
Untuk menyiasati hal itu, calon wakil gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau warga menanam cabai di pot rumah masing-masing. Dengan demikian, warga bisa memetik sendiri hasil tanam untuk kebutuhan sehari-hari.
"Solusinya cabe mahal itu tergantung diri kita sendiri. Coba kita tanam cabai di pot, atau kalau ada sedikit halaman, coba kita tanami cabe," kata Djarot ketika kampanye di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).
Djarot tak menutup mata bahwa pemerintah juga harus ikut turun tangan mengendalikan harga cabai di pasaran.
"Jadi apapun yang terjadi di Jakarta itu tergantung kepada supply. supply-nya itu dari Jawa atau dari Sumatera. Nah, tugas untuk menstabilkan harga, bukan hanya dari Pemprov DKI, tapi juga pemerintah pusat," ujar pasangan Basuki Tjahja Purnama.
"Oleh karena itu, untuk mengatasi harga cabai ini, tadi saya sampaikan mari kita tanam di pot, di polybag. Kami aja tanam, kami punya lahan sedikit di Cibubur, kami tanam untuk cabai, kunyit," Djarot menambahkan.
Djarot mengajak masyarakat hidup kreatif, seperti mencari alternatif agar tak terlalu kena dampak kenaikan harga cabai.
Djarot mengatakan harga cabai bisa menyebabkan inflasi.
"Kamu tahu nggak, cabai itu bisa menyebabkan inflasi yang tinggi loh. Sering terjadi begitu," kata Djarot.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Tembus Rp84 Ribu, Ini Penyebab di Balik Kenaikan Drastis
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah