PT Bank UOB Indonesia hari ini, Senin (13/3/2017) meluncurkan kartu kredit UOB Lady's Card. Kartu itu dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup wanita karir Indonesia.
Head of Personal Financial Services Bank UOB Indonesia Lynn Ramli menjelaskan, peluncuran kartu kredit khusus wanita ini untuk merebut pangsa pasar yang dinilai masih sangat luas.
Berdasarkan data Euromonitors International pada 2015, sebanyak 11 persen dari total populasi Indonesia merupakan ibu pekerja yang berkontribusi bagi perekonomian Indonesia dengan daya beli meningkat.
Sedangkan data UOB Indonesia Lady's Card 2016 mencatatkan, belanja nasabah wanita terbanyak untuk fashion, ritel, department store, dan supermarket hingga 22 persen, diikuti belanja makan atau restoran sebanyak 18 persen, lalu kesehatan 4 persen.
"Atas dasar itu kami meluncurkan kartu kredit ini. Karena pangsa pasar yang besar namun pemainnya masih sedikit," kata Lynn dalam konferensi pers di UOB Plaza, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).
Lynn mengungkapkan, kontribusi UOB Lady's Card sampai sekarang sebesar 25 persen dari total bisnis kartu kredit Indonesia.
"Kami percaya seiring semakin meningkatnya pendapatan para wanita karir profesional, UOB Lady's Card akan terus berkontribusi bagi portofolio kartu kredit kami," kata Lynn.
Menurutnya, peran wanita Indonesia kini telah berubah. Dari peran tradisional di rumah lalu menjadi bagian dari workforce yang juga berkontribusi bagi pendapatan rumah tangga, namun tetap ingin bisa memanjakan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik
-
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz