PT Pembangunan Perumahan (PP) mengembangkan hunian apartemen untuk mahasiswa di kawasan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
"Pengembangan properti di Semarang atas salah satunya Kecamatan Tembalang memang sedang marak, dalam hal ini kami juga menangkap peluang baik tersebut," kata Project Director PT PP Siswadi Jamaludin di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2017).
Dia mengatakan mengingat kebutuhan kos tidak sebanding dengan pertumbuhan kos di Tembalang, apartemen dengan konsep kos eksklusif mulai diminati oleh mahasiswa.
Menurut dia, saat ini terdapat banyak perguruan tinggi di kawasan Tembalang. Salah satunya Universitas Diponegoro, yang memiliki jumlah mahasiswa mencapai ribuan sehingga kebutuhan kos atau kamar sewa akan semakin tinggi.
"Dari Undip saja jumlah mahasiswanya mencapai 25.000 mahasiswa, kalau satu tahun Undip menerima sekitar 2.500 mahasiswa tentu kebutuhan akan semakin tinggi," katanya.
Siswadi mengatakan untuk apartemen yang dibangun di Tembalang tersebut akan ada tiga tower. Menurut dia, masing-masing tower terdiri dari 650 unit apartemen.
"Jadi akan ada sekitar 1.900 unit apartemen yang kami sediakan. Sejauh ini kami sudah membuka pemasaran untuk tower yang pertama, dalam tiga bulan sudah 'sold out'," katanya.
Mengingat permintaan yang tinggi, dia mengatakan jika awalnya satu unit apartemen dibuka dengan harga Rp308 juta, saat ini sudah mengalami kenaikan menjadi Rp390 juta/unit.
Baca Juga: Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun
Sementara itu, untuk mendukung kebutuhan mahasiswa, pihaknya juga akan melengkapi apartemen tersebut dengan pusat olahraga dan "student garden".
"Mereka bisa memanfaatkan 'student garden' ini untuk saling berinteraksi. Selain itu kami juga akan membuat pusat 'lifestyle' yang akan dilengkapi dengan sejumlah tenant," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak