Persaingan bisnis apartemen di Jalan Margonda Raya, Depok, kini makin sengit. Bisnis apartemen tidak hanya terlihat dari produk yang dihasilkan dan siapa pengembangnya tapi juga perang strategi pemasaran dan inovasi produk. Pada akhirnya semua menuju pada satu tujuan yakni merebut hati konsumen. Pelaku bisnis tidak boleh kehabisan akal dalam memasarkan produk yang dihasilkan.
Strategi marketing yang baik dan inovasi produk menjadi ujung tombak kemajuan dan keberlangsungan bisnis.
“Inovasi produk dan strategi marketing yang ampuh adalah bentuk upaya kami memasarkan Evenciio Margonda Apartemen di Depok. Kalau pengembang properti lain bicara lokasi, lokasi, lokasi, kami itu bilang inovasi, inovasi, inovasi,” tandas Taufik Hidayat, Direktur Utama PT PP Properti Tbk, anak perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka PT PP (Persero) Tbk beberapa waktu lalu dalam perbincangan kepada wartawan di kantor pusat PT PP Properti Tbk bilangan jalan TB. Simatupang, Jakarta Timur.
Strategi marketing dan inovasi produk tak hanya dilakukan di Evenciio Margonda, proyek premium student apartment pertama di Indonesia yang terkenal berkonsep bebas Narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) tetapi juga di proyek-proyek pengembang dengan kode emiten PPRO ini.
“Saya tekankan kepada proyek-proyek PPRO yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Serpong, Bogor, Bandung, Surabaya, Semarang, Pekanbaru dan kota lainnya di Indonesia untuk selalu berinovasi dan terus mencari cara strategi marketing yang jitu dalam memasarkan produknya,” tambah Taufik.
Menindaklanjuti arahan orang nomor satu di PPRO itu, Nurjaman, Project Director Evenciio Margonda Apartemen PT PP Properti Tbk segera mewujudkan inovasi di proyek premium khusus mahasiswa yang berlokasi di depan gerbang pintu masuk kota Depok, seberang kampus Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma itu.
“Merujuk kata ‘inovasi’ bermakna sesuatu yang baru dan berbeda dari yang sudah ada. Pertengahan Januari 2017 lalu kami meluncurkan ‘Marketing Drive-Thru’ pertama di Indonesia. Ini salah satu bentuk strategi marketing kami, melayani calon konsumen yang menunggu di kendaraannya. Tak perlu menunggu lama, sekitar dua menit calon konsumen mendapatkan informasi mengenai Evenciio Margonda Apartemen,” papar Nurjaman di Margonda, Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/3/2017).
“Selain kami berikan goody bag yang didalamnya berisi leaflet, flyer dan sistem pembayaran, kami pun menyediakan tempat beristirahat sejenak bagi calon konsumen yang ingin berkonsultasi investasi atau kelak menempati hunian di Evenciio, langsung dengan tenaga pemasar sambil menikmati hidangan hangat dan snack,” tambah Nurjaman.
Baca Juga: Ini Jurus Tokyu Land Pasarkan Kondominium Branz Simatupang
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun