Suara.com - Dengan begitu banyak fasilitas mulai dari potongan harga dan cicilan ringan, Kartu kredit jadi salah satu alat pembayaran favorit bagi sebagian orang.
Tapi walau punya segudang fasilitas, kartu kredit harus digunakan dengan bijak. Soalnya salah-salah kita bisa terjerumus ke jurang utang yang dalam atau malah bangkrut.
Berikut ini yang direkomendasikan ketika menggunakan kartu kredit:
Hal-hal yang Perlu Dilakukan
Tetapkan bujet
Bujet belanja per bulan harus tersedia agar kita punya patokan untuk mengamankan keuangan. Misalnya pendapatan Rp 10 juta. Sisihkan Rp 4 juta untuk ditabung. Rp 6 juta sisanya bisa dipakai untuk belanja, termasuk dengan menggunakan kartu kredit.
Pahami syarat dan ketentuan
Syarat dan ketentuan mutlak dibaca dan dipahami dengan teliti. Pastikan kita mengetahui besaran biaya tambahan yang harus kita bayar, seperti bunga, denda keterlambatan, biaya penarikan tunai, dan biaya-biaya lain.
Sebisa mungkin bayar penuh
Meski ada pilihan membayar minimum tagihan yakni 10 persen dari total tagihan, usahakan membayar penuh tagihan setiap bulan. Pembayaran minimum menyebabkan datangnya tagihan yang lebih besar pada bulan berikutnya. Soalnya ada bunga yang jika dihitung-hitung lumayan besar juga.
Teliti tagihan
Banyak pengguna kartu kredit yang membayar begitu saja tagihan begitu mendapat surat tagihan dari bank. Padahal seharusnya tagihan dicek dulu. Siapa tahu ada biaya transaksi yang gak kita lakukan tapi dibebankan di tagihan kita.
Jika ada kejanggalan dalam tagihan, segera hubungi bank pada hari itu juga untuk melakukan komplain.
Hal yang Jangan Dilakukan
Membiarkan outstanding balance tak terbayar
Outstanding balance muncul saat kita gak membayar penuh tagihan dalam suatu bulan. Pada bulan berikutnya, akan muncul outstanding balance sejumlah tertentu. Jika pada bulan itu kita lagi-lagi tak membayar penuh, utang ini bakal membengkak di bulan selanjutnya.
Jika kita memang gak bisa membayar penuh tagihan bulan ini, usahakan melunasinya pada bulan berikutnya. Sebab bunga outstanding balance bisa tumbuh dengan cepat melampaui limit kartu kredit bila dibiarkan lama gak terbayar lunas.
Bertransaksi mendekati limit kartu kredit
Rumus umum menjaga kartu kredit tetap sehat adalah maksimal menggunakan 70 persen dari limitnya. Misalnya limit kartu kredit Rp 10 juta. Usahakan setiap bulan maksimal bertransaksi Rp 7 juta dengan kartu kredit itu. Akan lebih baik lagi jika nggak sampai Rp7 juta.
Memperlakukannya sebagai dana cadangan
Jika hendak memakai kartu kredit untuk keperluan darurat dalam jumlah besar, pastikan bisa melunasinya saat tagihan datang. Jika tak bisa memastikan, lebih baik gunakan pilihan lain, seperti mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) ke bank.
Malu mengkonsultasikan kesulitan keuangan
Jika kondisi keuangan sedang nggak baik dan sulit membayar tagihan, gak perlu malu mendatangi bank penerbit kartu kredit untuk berkonsultasi. Pihak bank bisa membantu mengatur rencana pembayaran tagihan lewat negosiasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung