Suara.com - Menteri koordinator bidang perekonomian Darmin Nasution melantik pejabat eselon dua di kantor Kementerian Koordinantor Bidang Perekonomian, Jakarta pusat, Rabu (5/4/2017).
Dalam pelantikannya tersebut Darmin cerita pernah disajikan data yang salah oleh bawahannya saat menghadiri sidang kabinet dengan Presiden Joko Widodo.
"Saya beberapa kali lihat mengambil data di dalam publikasi lain, dimuat di dalam data yang akan saya bacakan di Sidang Kabinet ada yang salah. Jangan lakukan hal-hal yang seperti itu. Itu kesalahan paling bodoh namanya," kata Darmin dalam sambutannya.
Melihat kondisi tersebut Darmin berharap kepada para pegawai di Kementerian Koordinantor Bidang Perekonomian untuk bekerja lebih keras lagi dan fokus dalam melayani masyarakat.
"Hanya dengan fokus, cermat dan kritis Anda bisa tahu apa yang salag dan bisa bekerja dengan benar," katanya.
Darmin juga meminta agar para pegawai benar-benar bekerja keras untuk menjalankan program yang telah diterbitkan. Pekerjaan pun dapat dilakukan baik di dalam maupun di luar kantor.
"Sebagian besar waktu saya memang di kantor karena kalau di luar sana sia-sia saja. Memang pergaulan luas, tapi sudahlah kalau mau bergaul dilingkungan hidup Anda saja dekat rumah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama