Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan hak pilih di TPS 04 Gambir, Jakarta, Rabu (19/4).
Presiden Joko Widodo meminta Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan industri jasa dan kreatif. Pasalnya, daerah ini minim sumber daya alam untuk mengembangkan ekonomi.
"Daerah-daerah yang tidak memiliki sumber daya alam yang berlimpah, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, justru harus fokus untuk mengembangkan sektor industri yang berbasis nonsumber daya alam seperti industri jasa dan industri kreatif. Saya yakin di masa yang akan datang, sektor industri jasa dan industri kreatif juga akan bisa menghasilkan lompatan kemajuan bagi perekonomian daerah karena sektor ini lebih mengandalkan inovasi teknologi," kata Jokowi dalam rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4/2017).
Jokowi meminta pemerintah Yogya memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor industri jasa dan kreatif.
Jokowi berpendapat kunci keberhasilan dari pengembangan industri jasa dan kreatif adalah keberanian untuk berinvestasi pada sumber daya manusia. Hal tersebut tentunya dilakukan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur yang juga gencar dilakukan.
"Jadi, kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga membangun infrastruktur sosial dan infrastruktur budaya," tutur dia.
"Daerah-daerah yang tidak memiliki sumber daya alam yang berlimpah, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, justru harus fokus untuk mengembangkan sektor industri yang berbasis nonsumber daya alam seperti industri jasa dan industri kreatif. Saya yakin di masa yang akan datang, sektor industri jasa dan industri kreatif juga akan bisa menghasilkan lompatan kemajuan bagi perekonomian daerah karena sektor ini lebih mengandalkan inovasi teknologi," kata Jokowi dalam rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4/2017).
Jokowi meminta pemerintah Yogya memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor industri jasa dan kreatif.
Jokowi berpendapat kunci keberhasilan dari pengembangan industri jasa dan kreatif adalah keberanian untuk berinvestasi pada sumber daya manusia. Hal tersebut tentunya dilakukan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur yang juga gencar dilakukan.
"Jadi, kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga membangun infrastruktur sosial dan infrastruktur budaya," tutur dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya
-
Tanpa Alas Kaki dan Tanpa Suara, Makna di Balik Mubeng Beteng Malam 1 Suro
-
LocknLock Buka Pop Up Store Tumbler Pertama di Yogyakarta, Bidik Tren Lifestyle Anak Muda
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis