Presiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Kelurahan Sarua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).
Tiba di lokasi, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang langsung meninjau maket proyek pembangunan rusunami. Setelah meninjau sejenak, Jokowi kemudian menekan tombol sirine sebagai simbol diresmikan dimulainya pembangunan rusunami untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut. Rusunami ini bernama Loftvilles Serpong.
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, pembangunan rusunami ini merupakan program pemerintah Sejuta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah akan membangun 6.000 unit rusunami yang ditargetkan rampung pada 2019.
"Pembangunan rusunami ini diharapkan selesai dalam dua tahun," kata Hanif.
Dia menjelaskan, Pemerintah juga telah melaksanakan program pembangunan rusunami tersebut di sejumlah daerah untuk para buruh, salah satunya di Ungaran, Jawa Tengah. Rusunami ini dinilai sangat membantu buruh untuk mendapatkan perumahan layak huni yang sangat terjangkau.
"Kami optimistis, reputasi PT PP selaku pelaksana proyek, perumahan ini akan selesai sesuai rencana dengan kualitas yang terjaga," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Komisaris BUMN PT PP Andi Gani menjelaskan, Loftvilles Serpong berdiri di atas lahan 8,2 hektare yang terdiri dari 11 tower. Sembilan tower di antaranya terdiri 6.000 unit khusus untuk buruh yang mendapatkan subsidi pemerintah dan dua tower lain untuk perumahan komersil nonsubsidi.
"Luas bangunan tiap rumah adalah 32 m yang terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur dan ruang keluarga," kata dia.
Acara ini dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.
Baca Juga: Presiden Jokowi Angkat Bicara Soal Isu Makar TNI Terhadapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama