PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk. terus memperkuat dukungannya dalam mendorong dan memajukan sektor usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, salah satunya dengan meninjau secara langsung kegiatan Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Kabupaten Gianyar, Bali pada Sabtu (28/1/2017).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Rini M. Soemarno didampingi oleh Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam, Direktur Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto, dan Direktur Kepatuhan Bank BRI Priyastomo.
“Bank BRI berkomitmen untuk terus mendukung semua program pemerintah, salah satunya Rumah Kreatif BUMN sebagai implementasi nyata hadirnya BUMN Untuk Negeri. Tambah pula, Bank BRI sangat fokus dalam mengembangkan UMKM go Digital di Indonesia. Melalui RKB, Bank BRI berharap mampu membangun embrio UMKM digital di berbagai daerah di nusantara”, tutur Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso dalam keterangan resmi, Minggu (29/1/2017).
RKB yang dibangun oleh BRI di Kabupaten Gianyar, Bali telah memiliki anggota 168 pelaku UMKM di wilayah Gianyar, Sukawati, Ubud, dan sekitarnya. Dengan Fasilitas yang lengkap dan telah memenuhi standar layanan dan pelatihan bagi pengusaha UMKM, BRI mendorong para pelaku untuk terus mengembangkan berbagai produk-produk unggulan yang sesuai dengan ciri khas dan keunikan wilayah Bali.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri BUMN dan Direktur Utama Bank BRI melihat secara langsung para pelaku UMKM mendaftarkan produk usahanya serta melakukan pendaftaran online usaha UMKM mereka agar dapat menjual produknya secara online.
RKB BRI dapat di jadikan salah satu fasilitas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan, memperkenalkan, dan memasarkan berbagai produk-produk UMKM, khususnya berbagai produk UMKM yang sesuai dengan karakteristik daerah tersebut. Dengan berbagai fasilitas yang lengkap, RKB BRI Gianyar diyakini mampu memberikan sumbangsih dalam pengembangan usaha dan menaikkan kelas pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Bali.
“Dengan adanya RKB ini, pengusaha UMKM dipersiapkan untuk memasuki era digital, sehingga mampu go digital ,” ungkap Hari Siaga.
Terdapat 4 Ruang utama yang disediakan oleh Bank BRI untuk pendampingan para pelaku UMKM, yakni Ruang Registrasi, Ruang Konsultasi, Ruang Pelatihan, dan Ruang Display. Ruang Registrasi dapat dimanfaatkan untuk melakukan profiling pelaku dan produk UMKM dengan mengelompokan produk dan pelaku dalam kategori yang berbeda-beda. Tidak hanya itu, disediakan juga fasilitas untuk mengakses situs Blanja.com, yang difungsikan sebagai daring produk-produk UMKM. Para penjual produk dapat mengakses domain tersebut tanpa tebatas ruang dan waktu sehingga dapat terus melakukan update terkait jumlah dan kualitas produk dan layanan penjual.
Baca Juga: BRI Syariah Jalin Kerjasama dengan Politeknik Pos Indonesia
Ruang konsultasi dan pelatihan, dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengklasifikasi kompetensi produk dan layanan yang didasarkan pada bahan baku, daerah pemasaran, cara pembuatan, pengemasan, pembukuan keuangan, hingga permodalan . Pendampingan akan dilakukan oleh para ahli yang berkompeten untuk memperkuat para pelaku dan produknya sehingga mampu bersaing di pasar global.
Hingga akhir tahun 2016, BRI telah memiliki 17 RKB yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya di Jakarta, Yogyakarta, Gianyar, Mataram, Manado, Makassar, Bukittinggi, Serang, Tasikmalaya, Pekalongan, Sidoarjo, Banjar, Banda Aceh, Jayapura, Kendari, Bandung, dan Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?