Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan melakukan koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Ani juga akan melakukan program pertukaran staf dari lembaga terkait.
"Kenapa demikian, agar masing-masing lembaga mampu pahami misi dan mandat. Sehingga secara harmonis bisa jaga stabilitas sektor keuangan. Jadi pengetahuannya bisa lebih luas," kata Ani saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).
Pasalnya, untuk menciptakan kondisi perekonomian yang stabil bukan hal yang mudah. Dibutuhkan koordinasi dan informasi yang akurat agar pemerintah dalam mengambil keputusan atau kebijakan tidak salah langkah.
"Semua membutuhkan koordinasi yang baik antara satu dan yang lainnya. Karena kebijakan yang kita ambil akan menentukan arah perekonomian ini akan berjalan," katanya.
Ia memastikan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan akan terus membuat respons kebijakan yang diperlukan agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga dan mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya