Seusai melakukan Kunjungan Kerja di Semarang memanfaatkan libur panjang pada hari Sabtu (29/4/2017), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berkesempatan pula melaksanakan Kunker di Provinsi Gorontalo, Minggu (30/4/2017).
Kedatangannya ke salah satu Provinsi di Pulau Sulawesi itu untuk mengecek infrastruktur sekaligus untuk memantau progres pembangunan Gorontalo Outer Ring Road.
Setibanya di Bandara Djalaludin, Menteri Basuki beserta rombongan langsung menuju GORR yang memiliki panjang 45 km tersebut. Fungsi dari jalan yang tersebut adalah untuk menghubungkan Bandara Djalaludin ke Kota Gorontalo serta bertujuan untuk meningkatkan konektivitas mendujung perekonomian pada tiga wilayah di provinsi penghasil jagung itu yaitu Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.
Turut mendampingi Menteri Basuki, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Danis H. Sumadilaga, Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga, Hedy Rahadian, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air Agung Djuhartono, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional XV Manado Riel Mantik, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Jeanne M. Wagey, Bupati Gorontalo Nelson Pomalinggo, serta Asisten I Setda Provinsi Gorontalo Anis Naki.
"Pembangunan GORR sudah dimulai sejak 2014 dan ketika Pak Presiden Joko Widodo ke sini pada tahun 2015 lalu, beliau memerintahkan agar ruas jalan ini segera dipercepat," kata Basuki.
"Jadi dana yang sudah tersalurkan untuk proyek GORR secara keseluruhan hingga 2017 sebesar Rp 748 miliar, " tambahnya. Dikatakannya, proyek ini terbagi dalam 3 segmen. Untuk segmen 1 dan 2 bisa rampung dikerjakan tahun ini, dan terhubung dengan jalan Kabupaten.
Pembangunan segmen 1 dan 2 masih menghadapi beberapa kendala terutama pembebasan tanah. Ada 2 lokasi yang belum dibebaskan, satu karena tanah masyarakat dan satu lagi berstatus HTI (Hutan Tanaman Industri).
"Ijin pemanfaatan HTI itu menjadi kewenangan Gubernur. Sedangkan lahan masyarakat karena merupakan tempat pembuatan batu bata. Warga menginginkan tidak hanya ganti rugi atas luas tanah tetapi juga volumenya," katanya.
Baca Juga: Kementerian PUPR akan Fungsikan Jalan Tol Brebes Timur-Waleri
Sementara untuk segmen 3 akan dimulai pembebasan lahannya pada 2018 dengan anggaran sebesar 470 miliar, sehingga seluruh GORR bisa tersambung dan bisa digunakan pada 2019.
Progres Fisik 2017
Secara keseluruhan progres fisik pada 2017 GORR sudah tersambung sepanjang 30 kilometer dari total 45 Km. "Dimana 16 kilometer sudah diaspal, " jelasnya.
Menteri Basuki memberi perhatian besar pada metode pengupasan tebing (cutting) agar dilakukan secara berhati-hati sesuai gambar teknis dan kaidah engineering. Hal ini dimaksudkan agar tebing tidak mudah runtuh seperti terjadi pada Segmen 1.
Untuk memastikan hal tersebut, Tim Balitbang akan turun membantu percepatan pelaksanaan pekerjaan GORR ini. "Kita terjunkan dan akan berkantor disini," perintah Menteri Basuki.
Dari sepanjang jalan GORR juga terdapat 2 proyek jembatan, yakni Paket Pembangunan Jembatan GORR I-I sepanjang 212 meter senilai Rp 62,45 miliar dengan kontraktor PT. Brantas Abipraya (Persero). Sedangkan Jembatan GORR I-2 sepanjang 253 meter senilai Rp 63,87 miliar tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT. Dwi Pongo Seto.
Berita Terkait
-
Kementerian PUPR akan Fungsikan Jalan Tol Brebes Timur-Waleri
-
Perkuat Data Perumahan, Kementerian PUPR Gandeng BPS
-
94 Unit Rumah Swadaya dan 97 Rusun Subsidi Dibangun di Sumsel
-
Ada 5 Ruas Tol Trans Sumatera yang Dibangun di Sumatera Selatan.
-
Inilah Ragam Pembangunan Infrastruktur PUPR di Sumatera Selatan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Diskon Medical Check-Up Prodia untuk Nasabah BRI, Catat Tanggalnya
-
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril
-
Penuhi Beragam Kebutuhan Finansial Lebih Mudah dengan BRI Multiguna Pre-Approved
-
Belanja Mainan Toys Kingdom Pakai BRImo dan Dapatkan Potongan Harga 90 Persen
-
Bongkar Hubungan Saksi dengan Dokter Detektif, Kubu dr Richard Lee: Sangat Menguntungkan Kami
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai