Suara.com - Menabung bukanlah hanya soal membuka rekening tabungan di bank, lalu rutin memasukkan dana sekian rupiah tiap bulan. Lebih dari itu, menabung adalah salah satu cara mewujudkan impian di masa depan.
Hidup tenang di hari tua tanpa masalah finansial tentunya menjadi impian kita semua dong. Nah, jika terbiasa menabung sebelumnya, impian itu bakal lebih mudah terwujud. Intinya, menabung idealnya dilakukan sedini mungkin. Bahkan gak perlu langsung di bank. Nabung recehan di celengan pun amat berguna.
Jika sanggup menyisihkan koin demi koin atau lembar demi lembar uang, banyak manfaat yang didapat dari kebiasaan baik itu. Tak perlu menunggu sampai usia tua, berikut ini manfaat menabung sejak kecil buat kita:
Backup
Meski sudah ikut program asuransi dan BPJS, dana cadangan buat keperluan tak terduga tetap mesti disiapkan. Kadang pencairan dana asuransi dan proses BPJS makan waktu, sehingga ketika butuh dana secepatnya pasti kerepotan.
Misalnya terlibat kecelakaan di jalan dan rumah sakit butuh uang muka untuk menjalankan operasi secepatnya. Bisa langsung ambil tabungan, sembari proses asuransi dan BPJS berjalan. Begitu juga ketika kena PHK. Dana di tabungan berguna untuk menyambung hidup sembari cari pekerjaan baru.
Tambahan modal usaha
Saat lulus kuliah dan pengin jadi wirausaha, duit di tabungan bisa jadi tambahan. Jadi, nggak perlu pinjam modal usaha seluruhnya ke bank. Dalam kasus kena PHK seperti contoh di atas juga berlaku. Daripada cari kerja belum tentu cepat dapat, mungkin bisa buka usaha sendiri saja. Ambil deh tabungan buat tambahan.
Beli barang dambaan
Keinginan punya rumah sendiri lebih mudah terpenuhi jika punya tabungan. Demikian juga dengan keinginan lainnya, misalnya beli kendaraan. Menabung deh sedikit demi sedikit dengan target tahun sekian bisa beli barang dambaan. Buat yang mau beli dengan cara kredit, manfaat menabung bisa lebih terasa.
Uang muka kredit bisa diambil dari tabungan, lalu cicilan bisa dipotong dari rekening per bulan. Tidak hanya beli barang, keinginan berlibur pun lebih gampang terwujud kalau ada tabungan.
Tambahan pensiun
Saat usia senja dan nggak ada lagi pemasukan karena sudah pensiun, kita akan bersyukur memiliki tabungan. Memang, ada dana pensiun buat bekas karyawan. Tapi jumlahnya belum tentu pas untuk memenuhi kebutuhan.
Jika ada tabungan, bisa hidup tenang di hari tua. Tidak perlu terlalu bergantung pada anak-cucu untuk mendapat santunan. Dana itu pun bisa dipakai buat melakukan hal-hal yang sebelumnya belum tercapai. Contohnya liburan ke Eropa atau bisa juga diolah sebagai investasi.
Dengan demikian, selain bisa hidup tenang, kita kelak dapat meninggalkan warisan yang berharga buat keluarga ketika meninggal. Harta, tentu saja.
Tapi yang lebih penting adalah bukti bahwa menabung sejak dini itu berguna buat kehidupan ke depan. Jika nggak menabung, keluarga nggak akan bisa menikmati jerih payah kebiasaan menyisihkan duit itu.
Baca juga artikel DuitPintar lainnya:
Jangan Remehkan Uang Receh. Ini 5 Alasan Kamu Gak Boleh Ngeremehin Uang Receh
4 Strategi Mengatur Keuangan Ketika Jadi Korban PHK
Masih Susah Nabung? Coba 5 Cara Jitu Menabung Ini Dulu Deh
| Published by Duitpintar.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN