Bank Syariah Mandiri (BSM) menandatangani perjanjian kerjasama fasilitas pembiayaan senilai Rp1 triliun dengan dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Penandatangan kerjasama yang dilaksanakan pada 12 Juni 2017 di Jakarta ini dilakukan oleh Direktur Wholesale Banking BSM Kusman Yandi dan Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal. Direktur Utama BSM, Toni E.B. Subari turut menyaksikan penandatanganan tersebut.
Kerjasama pembiayaan ini menggunakan akad Line Facility-Musyarakah (bagi hasil/syirkah) dengan tenor 1 tahun dimana pencairannya dapat dilakukan secara bertahap atau sekaligus. Tujuan penggunaan dana adalah untuk modal kerja pengembangan ruas jalan tol baru Jasa Marga.
Direktur Wholesale Banking BSM, Kusman Yandi menyampaikan ini kali pertama BSM bekerja sama dengan Jasa Marga, hal ini sejalan dengan strategi BSM menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu fokus pengembangan bisnis kedepan, mengingat potensi pertumbuhan sektor ini yg sangat besar. Hal ini juga sebagai wujud partisipasi BSM sebagai bagian dari Bank Mandiri Group untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah RI.
Seiring pertumbuhan bisnis, BSM bertekad untuk terus meningkatkan kontribusinya pada negeri di bidang pembangunan infrastruktur. BSM saat ini sudah masuk membiayai pembangunan jalan raya dan tol, pelabuhan, industri perkeretaapian dan power plant yang dapat digunakan untuk masyarakat luas.
Kusman Yandi mengungkapkan selama tahun 2017, total persetujuan pembiayaan ke sektor infrastruktur mencapai Rp3,70 triliun yang pencairannya akan dilakukan bertahap sesuai progres proyek. Outstanding pembiayaan kami ke sektor ini per posisi April 2017 sebesar Rp3,25 triliun atau 6 persen dari total pembiayaan per April 2017 BSM yang mencapai sebesar Rp54,69 triliun.
“Kami berharap kesempatan bekerja sama tidak berhenti di sini dan bisa dilanjutkan dengan kerjasama produk dan layanan jasa perbankan lainnya termasuk pembiayaan consumer ke karyawan PT Jasa Marga dan semoga kerja sama ini membawa kebaikan dan keberkahan untuk kedua belah pihak dan untuk negeri" kata Kusman Yandi.
Sementara itu Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal menyampaikan pembiayaan dari BSM akan digunakan untuk pengembangan ruas jalan tol Jasa Marga. "Kami senang karena dapat menambah alternatif sumber pembiayaan proyek kami, yang selama ini dominan dari perbankan konvensional dan obligasi, juga dari perbankan syariah. Kerjasama ini sekaligus juga merupakan wujud dukungan PT. Jasa Marga dalam pengembangan industri perbankan syariah" kata Donny Arsal.
Baca Juga: Laba Bersih Bank Syariah Mandiri Tahun Lalu Rp325,4 Miliar
Tag
Berita Terkait
-
Jasa Marga Dapat Pembiayaan Rp1 Triliun Untuk Bebaskan Lahan Tol
-
Jelang Lebaran, Jasa Marga Stop Sementara 3 Proyek Infrastruktur
-
Sinergi Pertamina-PGN Bangun Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai
-
Angkasa Pura II Prediksi Penumpang Lebaran 2017 Naik 4 Persen
-
Serikat Pekerja BUMN Dukung Pembentukan Holding BUMN
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI