PT. Asia Pacific Investama Tbk hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Selasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Selasa (11/7/2017) di Graha BIP, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.
Perusahaan dengan kode emiten MYTX ini memutuskan untuk merombak seluruh jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi perseroan. Hal tersebut lantaran, adanya akuisisi kepemilikan saham mayoritas perseroan 77,53 persen oleh PT. World Harvest Textile.
"Sehubungan dengan adanya pengambilalihan perseroan oleh PT. World Harvest Textile, pada RUPSLB disepakati perubahan sususan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan," kata Presiden Direktur PT. Asia Pacific Investama Ewijaya dalam konferensi persnya.
Berikut jajaran komisaris dan direksi yang baru dari PT. Asia Pacific Investama Tbk :
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris : Tony Pesik (Sebelumnya posisi ini diisi oleh Stefanus Rijanto Kotjo)
Komisaris Independen : Sintong Panjaitan (tetap)
Komisaris : Benny Soetrisno dan Stephen K. Sulistyo (menggantikan Djoko Leksono Sugiarto dan Alm. Soeryadi )
Dewan Direksi:
Baca Juga: Pemerintah Rombak Dewan Direksi dan Komisaris Kimia Farma
Presiden Direktur : Ewijaya (menggantikan Benny Soetrisno)
Direktur : Johnny Pesik, Cynthia Handyoko, Carel Christanto Machmud (menggantikan Anas Bahfen, Ade Prima Syarif, Ian Santoso Perdanakusuma).
Asia Pacific Investama Tbk adalah perusahaan yang dulu bernama PT Apac Citra Centertex Tbk. Perusahaan ini didirikan dengan nama PT Mayatexdian Industry pada 10 Februari 1987 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1987. Kantor pusat MYTX berlokasi di Graha BIP, Lt. 10, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta 12930 – Indonesia.
Semula, pemegang saham yang memiliki 5 persen atau lebih atas saham Asia Pacific Investama Tbk, antara lain: Growth Solution Limited (58,77 persen) dan PT Apac Centrury Corporation (18,76 persen). Kedua pemegang saham ini merupakan pemegang saham pengendali (PSP).
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan dalam laporan keuangan terhadap Bursa Efek Indonesia (BEI), ruang lingkup bisnis MYTX terutama meliputi investasi, industri tekstil dan pakaian jadi. Kegiatan utama MYTX adalah sebagai perusahaan investasi di bidang industri tekstil terpadu.
Pada tanggal 14 September 1989, MYTX memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MYTX (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.500.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp11.000,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada BEI pada tanggal 31 Oktober 1990.
Suara.com - Kini , PT World Harvest Textile mengakuisisi saham PT Asia Pasific Investama Tbk (MYTX). World Harvest membeli 77,53 persen saham MYTX pada 20 Juni 2017. Aksi akuisisi ini telah disampaikan dalam RUPSLB yang dilaksanakan di Graha BIP, Jakarta, Selasa (11/7/2017). Dengan pembelian saham mayoritas oleh PT World Harvest Textile, sisa pemegang saham dimiliki oleh publik sebesar 22,47 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI
-
Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804