Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan sejumlah rencana Pengembangan Kawasan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Jawa Timur yang masuk ke dalam Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13 Malang-Surabaya-Bangkalan, yakni melalui percepatan pembangunan infrastruktur pada kawasan tersebut. Diperkirakan, potensi investasi Suramadu mencapai Rp53 triliun. Adapun dua lokasi yang potensial ditawarkan kepada investor, yaitu Kawasan Khusus Madura (KKM) dan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) yang masing-masing seluas 600 hektar.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur adalah dengan ketersediaan pendanaan. Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi swasta untuk masuk ke berbagai proyek yang dilelang. "Pemerintah juga membuka peluang bagi pendanaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), mengingat kemampuan Pemerintah sangat terbatas dalam pembiayaan infrastruktur," kata Basuki di Jakarta, Rabu (2/8/2017).
Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan mengatakan, untuk WPS 13 khususnya wilayah Madura, direncanakan berbagai pengembangan infrastruktur dasar, antara lain peningkatan jalan lintas utara Madura, peningkatan Jembatan Medaeng dan rehabilitasi jalan serta pembangunan jalan baru yang menghubungkan kawasan utara dan selatan, serta akses kawasan strategis seperti Pelabuhan laut,” jelas Rido di Jakarta dalam kesempatan yang sama.
Rido menambahkan saat ini proyek peningkatan konektivitas yang tengah dalam pembangunan adalah Jalan Tol Gempol - Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 2,76 triliun dan Gempol-Pandaan tahap II sepanjang 1,56 kilometer yang saat ini dalam tahap penyelesaian pengadaan lahan dan persiapan konstruksi. Sebelumnya, pembangunan Jalan Tol Gempol-Pandaan Tahap I dengan panjang 12,05 kilometer, dari rencana keseluruhan sepanjang 13,61 kilometer telah diresmikan dan mulai beroperasi sejak 2015 lalu.
Selanjutnya pada sektor sumber daya air untuk mendukung ketersediaan air dan ketahanan pangan, Kementerian PUPR juga berencana membangun Embung Cangkerman, Embung Samiran di Pamekasan, Embung Batolebar di Sampang, dan Embung Air Baku Poja Parsanga di Sumenep serta pengamanan Pantai Slopeng di Sumenep.
Menurut Pejabat Pelaksana Kepala BPWS Herman Hidayat, terdapat beberapa proyek yang ditawarkan antara lain jalan tol dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan kea rah Jembatan Suramadu sepanjang 15,3 kilometer dengan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp 2,6 triliun, pengembangan rest area seluas total 40 hektar dengan total nilai investasi Rp 150 miliar dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di KKM seluas 250 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp17,2 triliun. Sementara akan dibangun perumahan didua area dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp2,9 triliun dan Rp1,1 triliun. Untuk pengembangan wisata juga rencananya akan dibangun kawasan wisata seluas 18 hektar dengan kebutuhan investasi Rp 662 miliar.
Selain itu, menurut Herman juga terdapat rencana pembangunan Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District) di KKM seluas 138 hektar dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 2,3 triliun dan CBD di Labang dengan luas 54 hektar senilai Rp2,2 triliun, serta Kawasan Industri di KKJSM seluas 284 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp17,5 triliun dan Kawasan Industri di Klampis seluas 356,7 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp6,6 triliun.
Baca Juga: Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur
Tag
Berita Terkait
-
Tol Trans Jawa akan Tersambung Hingga Surabaya di Akhir 2018
-
Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur
-
Bendungan Teritip Ditargetkan Beroperasi Pada Tahun Ini
-
Kemen PUPR Kembangkan Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Aspal
-
Unggah Vlog Progres Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi: Insya Allah 2019
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN