Bank asal Thailand, Kasikornbank Publik Limited Company (Kasikornbank) membeli 443,90 juta saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk yang dimiliki PT Alim Investindo. Akuisisi ini mencapai 9,99 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor.
"Penyelesaian transaksi akan dilakukan dalam 10 hari kerja setelah seluruh persyaratan sebagai diatur dalam perjanjian dipenuhi," kata Direktur Bank Maspion Sri Redjeki melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia seperti dikutip di Jakarta, Selasa (29/8/2017).
Sri Redjeki mengatakan penandatanganan jual beli saham (conditional sale and purchasement agreement) itu dilakukan pada 28 Agustus 2017.
Transaksi tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih luas kepada layanan jasa perbankan oleh perseroan kepada investor-investor Thailand yang telah melaksanakan investasi di Indonesia, terutama investasi yang dilakukan di lokasi yang sama dengan lokasi kantor pusat dan jaringan kantor cabang Maspion.
Sayangnya, Maspion belum membeberkan nilai transaksi saham yang dibeli Kasikornbank.
Pada Selasa (29/8/2017) pukul 14.15 WIB terpantau saham Bank Maspion (BMAS) di level Rp448 per saham. Sedangkan pada penutupan pasar pada Senin (28/8), harga saham BMAS terpantau Rp400 per saham. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026