Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bidang Pariwisata, menggelar Rapat Koordinasi Tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema 'Merekatkan Kebhinekaan Melalui Pariwisata dan Kuliner' di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017).
Ketua DPP PDI Perjuaangan Bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani mengatakan, pelaksanaan Rakorbid Pariwisata merupakan bagian dari rekomendasi Rakernas II PDIP yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2017 yang lalu. Dalam sambutannya Wiryanti Sukamdani yang sekaligus juga sebagai Anggota DPR RI Komisi X Frakasi PDI Perjuangan mengatakan bahwa acara Rakorbid Pariwisata merupakan bagian dari program kerja DPP PDI Perjuangan.
“Pada tahun ini Rakorbid mengusung tema “Merekatkan Kebhinekaan melalui Pariwisata”. Tema ini sesuai dengan kondisi negara Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya 1.340 suku bangsa dengan beraneka ragam budaya yang mengikutinya. Keanekaragaman inilah yang menjadi nilai beda dalam pembangunan kepariwisataan di Indonesia,” kata Wiryanti.
Acara Rakorbid dibuka oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Rokarbid diisi dengan seminar dan diiringi dengan pelaksanaan pameran kuliner yang telah dimulai acaranya kemaren pada tanggal 29 September 2017 di Taman Mini Indonesia Indah dan berakhir tanggal 1 Oktober 2017 yang mengusung tema 'Pesona Kuliner Nusantara'.
“Pembicara seminar pada Rakorbid ini adalah Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Bapak Arief Yahya dan Menteri Perhubungan Bapak Budi Karya Sumadi, serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Bapak Triawan Munaf, dan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Pembicara seminar juga dilengkapi dengan pelaku Industri Pariwisata (CEO Panorama Group), Bapak Budi Tirta dan Pakar Wisata, Bapak Sapta Nirwandar,” katanya.
Kegiatan seminar ini diikuti oleh sekitar 310 orang peserta yang meliputi unsur fungsionaris DPP PDI Perjuangan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Fungsionaris DPD PDI Perjuangan dari 34 provinsi, Fungsionaris DPC PDI Perjuangan dan Kepala Daerah PDI Perjuangan yang berasal dari daerah yang memiliki destinasi wisata, baik dalam kategori Daerah Pariwisata Nasional (DPN), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN).
Pada acara ini, kata Wiryanti, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan akan menyampaikan rencana dan program Pemerintah untuk menghubungkan seluruh wilayah nusantara, terutama terkait aksesibilitas dan konektivitas dari dan ke berbagai destinasi wisata di seluruh tanah air. Sedangkan Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata, akan menyampaikan program-program pembangunan pariwisata, baik dari sisi destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata, dan kelembagaan pariwisata sehingga tercipta sinergitas antara program pariwisata di daerah dan program pariwisata nasional.
“Selain itu yang tidak kalah penting, nanti Bapak Triawan Munaf selaku Kepala Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, diharapkan mampu memberikan gambaran aktifitas ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan di destinasi wisata sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi terutama bagi masyarakat lokal di sekita kawasan-kawasan wisata di seluruh tanah air,” jelas Wiryanti.
Sebagai sarana untuk mengetahui geliat tantangan pembangunan pariwisata di daerah dan tips-tips untuk menghindari masalah dan meminimalisir masalah kepariwisataan di daerah, lanjut Wiryanti, sebagai nara sumber adalah Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Kemudian pengayaan informasi terkait industri pariwisata sebagai pembicara adalah Budi Tirta selaku CEO Panorama Group.
Baca Juga: Setelah Tak Jadi Gubernur, Djarot Kembali Mengurus PDIP
“Juga tidak kalah pentingnya adalah merancang inovasi sektor pariwisata melalui kebhinekaan Indonesia agar memiliki nilai competitive advantage sehingga mampu menarik minat dan kunjungan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara disampaikan oleh Bapak Sapta Nirwandar,” tukasnya.
Wiryanti menyatakan bahwa visi dari DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata adalah terwujudnya pariwisata Indonesia yang berkelanjutan untuk menghapus kemiskinan dan mendorong pembangunan nasional dengan tetap berpedoman pada Trisakti yakni: berdaulat dalam politik melalui pembangunan karakter bangsa dan memperat kerukunan bangsa dengan saling berkunjung melalui pariwisata; berdikari dalam ekonomi, melalui pembangunan ekonomi kerakyatan dan kemandirian pangan melalui kuliner nusantara; serta berkepribadian dalam budaya, melalui konservasi budaya dan menjaga kearifan lokal.
“Rakorbid ini dapat dijadikan sarana mendorong pembangunan pariwisata diseluruh wilayah Indonesia. Sudah saatnya Indonesia tidak berkutat dengan jargon “kami memiliki potensi wisata A, B,C, D” tetapi saatnya kita mengubah potensi tersebut menjadi performance, sehingga kita dapat berkata dengan bangga bahwa “pembangunan pariwisata di daerah akan mampu menghasilkan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mampu menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), mampu berkontribusi sebagai penghasil devisa negara, mampu menjadi tujuan wisata nusantara dan tujuan wisata wisata mancanegara, mampu mengentaskan kemiskinan di daerah, dan mampu menciptakan akulturasi budaya di daerah,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam