Suara.com - Polisi cegah mantan Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Weesling, dan mantan Direktur Head of Claim PT Asuransi Allianz, Yuliana Firmansyah, untuk bepergian ke luar negeri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pencekalan itu dilakukan sejak 28 September lalu.
"Kami ajukan pencekalan dari tanggal 28 September 2017. Pencekalan kami lakukan sampai 20 hari ke depan," kata Argo, Senin (2/10/2017).
Joachim dan Yuliana ditetapkan menjadi tersangka tindak pidana dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk proses penyidikan terhadap dua mantan bos Allianz tersebut.
"Ini untuk mempermudah proses penyidikan," ujar Argo.
Kasus ini berawal dari laporan dua nasabah bernama Ifranius Algadri dan Indah Goena, lantaran merasa dipersulit untuk mencairkan klaim asuransi pembayaran biaya rumah sakit.
Tag
Berita Terkait
-
YLKI Sebut Kasus Allianz Jadi Kampanye Negatif Industri Asuransi
-
Dua Tersangka Mantan Bos Allianz Diperiksa Pekan Depan
-
Skandal Allianz Life Jadi Bukti 'Moral Hazard' Industri Keuangan
-
Dua Petinggi Allianz Jadi TSK, Pengawas Asuransi Tunggu Polisi
-
Allianz Minta Maaf karena 2 Mantan Petingginya Jadi Tersangka
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026