Medan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed). Kuliah Umum Menko Luhut bertema “Membangun Masa Depan Indonesia” berlangsung di auditorium Unimed, Medan Sumatera Utara, Jumat (6/10/2017).
Dalam kuliah umum ini Menko Luhut mengingatkan mahasiswa bahwa Indonesia adalah negara besar. “Banyak orang Indonesia yang tak sadar bahwa negara kita luar biasa besar. Saya pernah berbicara dengan PM Abe dari Jepang. Saya tunjukkan Peta Indonesia, Saya katakan dari Sabang sampai Merauke itu kira-kira 8 jam terbang, sedangkan dari Jakarta ke Tokyo itu Cuma 6 jam 45 menit. Saya katakan juga letak strategis Indonesia dengan 265 juta penduduk dengan berbagai macam budaya. Semua itu kekayaan kita” Kata Menko Luhut.
“Bahkan dibandingkan dengan Singapura yang penduduknya 6 juta orang , kota Medan ini lebih besar dari Singapura. Mengatur Indonesia dengan 265 juta penduduk pasti lebih sulit dibanding Singapura yang 6 juta, untuk disiplinnya bolehlah kita tiru Singapura, tapi jangan membandingkan seolah kita ini kalah," tambahnya.
Menko Luhut melanjutkan pembangunan Indonesia telah fokus pada pemerataan pembangunan di barat dan timur Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Jokowi yang menginginkan pembangunan yang Indonesia sentris bukan Jawa sentris. Dalam paparannya Menko Luhut menunjukkan pembangunan infrastruktur Indonesia Timur, pembangunan base logistics yang membuat harga-harga di Indonesia Timur turun hingga 15-20 persen. “Ini penting untuk pembangunan yang merata” tegas Luhut.
Pembangunan Indonesia telah diakui dunia internasional. “Indonesia telah meraih peringkat investment grade . Ada Peningkatan kepercayaan publik melalui pengelolaan akuntabilitas keuangan negara. Negara kita ini sangat layak investasi. Kita sudah punya showcase di Morowali. Disana Kita bangun smelter nikel. Jadi yang sebelumnya kita ekspor bahan mentah sekarang kita olah dulu menjadi carbon steel ini memberi nilai tambah pada produksi nikel kita. Semua hal ini bukan hanya untuk membuat kita bangga, tapi juga mengajak kita semua bekerja,” urainya.
Memajukan Indonesia adalah tugas generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku kuliah. Menko Luhut berpesan dalam mengenyam pendidikan tinggi, selain gelar yang terpenting adalah pengetahuan yang didapat dan dikuasai. Menko Luhut menegaskan generasi muda Indonesia harus menjadi generasi muda yang pintar dan memiliki daya saing.
Menko Luhut mencontohkan Indonesia sudah memiliki seorang Doktor lulusan ITB bernama Grand Prix yang baru berumur 24 tahun, Menko Luhut juga mengajak salah satu staffnya bernama Virginie “Virginie baru lulus dari Berkeley, dengan IP 3,9, sekarang membantu saya dalam pembangunan LRT (Light Rail Transit)” tuturnya.
Dalam World Economic Forum, Indonesia akan menjadi 5 besar ekonomi dunia pada tahun 2030. “Saat itu adalah era kalian, sekarang umurmu berapa? 20 tahunan ‘kan? Peran kalian generasi muda harus dimulai dari sekarang. Kalau tidak bisa lewat kesempatan ini. Kalian ini yang akan menjadi masa depan Indonesia," tutup Luhut.
Baca Juga: Pemprov DKI Bersyukur Luhut Cabut Moratorium Reklamasi 17 Pulau
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha