Suara.com - Pada acara Hari Pangan Sedunia yang ke 37 di Makodam XII Tanjung Pura, Kubu Raya Kalimantan Barat, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, melakukan pencanangan kembali program diversifikasi pangan nasional.
Pada acara tersebut juga dilakukan "saprahan" makan bersama diatas daun pisang tradisi budaya pesisir Kalimantan Barat dengan menu pangan lokal dan sea food. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan makanan lokal ini sangat sehat dan diversifikasi akan terus digalakkan
"Pangan lokal sangat mudah didapatkan, kalau mau ubi tinggal ambil di kebun, kalau mau sayuran tinggal petik, mau ayam tinggal pelihara sendiri, kalau mau keong tinggal ambil di rawa. Semua sehat dan bergizi tinggi," ujar Amran.
Kepala BKP Agung Hendriadi mengatakan pangan lokal asal daerah sangat banyak tinggal bagaimana mengolahnya agar menjadi lebih enak.
"Sayangnya acara ini tidak dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, karena pencanangan diversifikasi pangan ini sangat penting," Amran menambahkan.
Menurut Agung, sosialisasi diversifikasi pangan akan terus digalakkan agar masyarakat lebih mencintai dan lebih mengkonsumsi pangan lokal selain beras. Agar lebih bermasyarakat, bahan-bahan pangan pokok produksinya akan terus ditingkatkan agar mudah didapat oleh masyarakat.
Berita Terkait
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor
-
Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang
-
BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS
-
Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
-
Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?
-
Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik
-
Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa