Suara.com - Pengusaha asal Amerika Serikat yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Amerika Serikat, U.S Chamber of Commerce mengakui Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.
“Tidak ada yang meragukan perekonomian di Indonesia. Tapi karena banyak hambatan kebijakan menjadi sulit bagi Indonesia untuk mengembangkan potensi tersebut,” kata Brian di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2017).
Untuk menyukseskan potensi tersebut, U.S. Chamber of Commerce dan the American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham) menyarankan kepada Indonesia untuk menciptakan strategi nasional yang jelas, pembukaan investasi asing secara jangka panjang, dan pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan.
Menurut Brian, iklim usaha yang kondusif dan konsisten akan meningkatkan minat investasi dari para investor, terutama dari Amerika Serikat ke Indonesia.
Hal ini akan berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagaimana yang ditargetkan pemerintah.
“Dengan begitu, Indonesia mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomiannya menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?