Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) terus melakukan perubahan untuk mewujudkan Ease of Doing Business (EODB) atau kemudahan berbisnis di Indonesia. EODB telah menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK. Berdasarkan data terakhir, Indonesia berada di peringkat 91 dalam kemudahan berbisnis.
"Kita melakukan perubahan dalam berbagai hal untuk memperbaiki pelayanan kita, seperti memudahkan pendaftaran tanah dan memudahkan kepemilikan sertifikat tanah," kata Sofyan, dalam konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI), di Hotel Bali Nusa Dua, Bali, Jumat (8/9/2017).
Dia menyampaikan agar pelayanan pertanahan dapat memberikan kemudahan dalam berinvestasi, harus dilaksanakan.
"Kita juga sudah memikirkan bahwa suatu saat nanti sertifikat tanah di perumahan tidak perlu datang ke Kantor Pertanahan. Barangkali pengembangnya sendiri bisa mengeluarkan, kantor pertanahan hanya mengesahkan, sehingga dengan demikian semakin banyak kemudahan untuk masyarakat," jelas Sofyan.
Sofyan juga menuturkan, untuk lahan-lahan properti hendaknya memiliki juru ukur sendiri yang diotorisasi oleh Kementerian ATR/BPN,sehingga perusahaan real estate bisa mengukur sendiri lahan mereka.
"Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar Indonesia masuk peringkat 40 besar dalam kemudahan berbisnis," tutup Sofyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar