Suara.com - Sebanyak 5.500 sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat di Lapangan Soetadi Secapa, Sukabumi, Kamis (31/8/2017). Sertifikat tanah tersebut diserahkan kepada 12 orang secara simbolis oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa sertifikat tanah merupakan bukti sah atas tanah dan merupakan pengakuan negara atas tanah.
Di samping itu, Jokowi berpesan agar hati-hati dalam mengagunkan sertifikat.
"Mengagunkan sertifikat tanah harus melihat kemampuan kita. Harus dihitung serta dikalkulasi. Jangan sampai sertifikat tanah disita bank, karena tidak mampu melunasi pinjaman kita," ujar Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil, dalam laporannya menyebutkan bahwa jumlah sertifikat tanah yang dibagikan sebanyak 5.500 bidang.
"Saat ini jumlah masyarakat penerima sertifikat tanah yang hadir sebanyak 4.895 orang," ujar Sofyan.
Ia juga melaporkan bahwa sampai saat ini, jumlah tanah di wilayah Jawa Barat yang sudah bersertifikat berjumlah 6.482.491 bidang, atau 32,65 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa