Suara.com - Forbes Asia kembali menempatkan taipan Malaysia Robert Kuok sebagai orang paling kaya dalam Daftar Orang Paling Kaya Forbes Malaysia 2018 atau the 2018 Forbes Malaysia Rich List.
Siaran pers dari markas Forbes Asia Singapura yang dikirim ke Kuala Lumpur, Kamis (8/3/2018), menyebutkan kekayaan taipan pada daftar orang kaya Malaysia melonjak sepanjang tahun lalu.
Sebuah kenaikan 6,6 persen di Indeks Komposit Kuala Lumpur selama setahun terakhir dan apresiasi nilai ringgit sebesar 13,1 persen terhadap dolar membantu meningkatkan sebagian besar nasib para konglomerat.
Secara keseluruhan, dari 34 daftar terlihat mengalami kenaikan kekayaan mereka sementara hanya enam yang mengalami penurunan.
Robert Kuok berada di puncak daftar dengan kekayaan bersih 14,8 miliar dollar AS. Kuok juga merupakan penambah dolar terbesar tahun ini, karena ia menambahkan 3,4 miliar dolar untuk kekayaannya, naik dari 11,4 miliar dollar dari tahun lalu.
Quek Leng Chan (No. 2, senilai 7,2 miliar dollar) dari Hong Leong (Malaysia) dan Ananda Krishnan (No. 3, senilai 7,1 miliar dollar) dari Maxis, mempertahankan posisi mereka dalam tiga besar dalam daftar tahun ini.
Chen Lip Keong (No. 7, senilai 3,3 miliar dollar), Chief Executive dan pemegang saham mayoritas NagaCorp, melihat kekayaannya meningkat sebesar 1,7 miliar dollar di tengah naiknya wisatawan ke Kamboja, biaya tenaga kerja negara yang rendah dan kontrol ketat Chen terhadap pengeluaran barang modal. Milyuner game ini juga tampil di sampul edisi terbaru Forbes Asia.
Brothers Koon Poh Keong dan Poh Ming (nomor 8,senilai 3 miliar dollar) adalah pemenang persentase terbesar tahun ini karena mereka melihat angka keberuntungan gabungan mereka meningkat 186 persen dari 1,05 miliar dollar tahun lalu.
Sebuah penurunan dalam peleburan aluminium di China karena alasan lingkungan telah mendorong permintaan untuk aluminium yang diproduksi oleh perusahaan mereka, Press Metal.
Poh Keong mengemukakan ide untuk perusahaan tersebut dan memiliki 80 persen kekayaan senilai 3 miliar dollar. Itu membuatnya menjadi miliarder baru dengan sendirinya.
Dua milyarder baru lainnya adalah konglomerat Sunway Jeffrey Cheah (No. 13 senilai 1,3 miliar dollar) dan pengusaha sarung tangan karet Lim Wee Chai (No. 14 senilai 1,2 miliar dollar). Kekayaan Cheah naik 330 juta dollar dari 970 juta dollar tahun lalu, sementara kekayaan Lim meningkat sebesar 560 juta dollar dari 640 juta dollar sebelumnya.
Orang kaya lainnya yang masuk daftar adalah duo AirAsia Tony Fernandes (No. 30 sebesar 745 juta dollar) dan Kamarudin Meranun (No. 31,sebesar 735 juta dollar).
Kekayaan bersih mereka lebih dari dua kali lipat sebagai mereka low-cost carrier berencana menambah 30 pesawat karena permintaan yang kuat di kawasan ini, berkonsolidasi Unit Asia Tenggara menjadi satu perusahaan holding dan mendirikan usaha patungan di China, Indonesia dan Vietnam. AirAsia juga ingin mengambil India.
Di antara delapan pendatang baru tahun ini adalah Yong Pang Chaun (No. 39,senilai 430 juta dollar), managing director Padini Holdings. Satu-satunya wanita yang masuk daftar tahun ini adalah Norraesah Mohamad (No. 49 senilai 305 juta dollar) dari My E.G. Jasa.
Francis Yeoh dan enam saudara kandungnya (No. 11 sebesar 2,4 miliar dollar) menggantikan ayah mereka, Yeoh Tiong Lay, pendiri YTL Corp., yang meninggal Oktober lalu pada usia 87. Francis telah hadir menjalankan konglomerat properti, manufaktur dan utilitas keluarga selama lebih dari dua dekade.
Berita Terkait
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung
-
Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
Cerita Perempuan di Dunia Riset, Membuktikan Karier dan Keluarga Bisa Sejalan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS