Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meyakinkan para pengusaha, untuk tetap berinvestasi di Indonesia meski sejak 2018 sudah memasuki “tahun politik”.
“Tahun politik” merujuk pada dua agenda besar yang terjadi, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah tahun 2018, dan rentetan Pemilu 2019: pemilih calon legislatif dan presiden serta wakil presiden.
“Bangsa kita ini bangsa bagus sekali, indikator ekonomi bagus semua. Meski ini tahun politik, tidak usah khawatir, tidak usah dengarkan isu-isu yang nyeleneh, tetap saja terus investasi yang dianggap efisien," kata Luhut di Jakarta Food Security, JCC, Jumat (9/3/2018).
Indonesia, menurut Luhut, sudah memasuki masa di mana politik dan ekonomi sudah bergerak sesuai mekanismenya masing-masing.
Ia lalu mencontohkan, pada pilkada serentak yang sudah dilakukan pad tahun sebelumnya, tak memberikan goncangan negatif nan signifikan pada kondisi ekonomi.
“Nah jadi kami katakan pengusaha tidak perlu khawatir dan bersikap wait and see, karena mekaniseme antara politik dan ekonomi berbeda,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Potensi Ekonomi Maritim Rp17 Ribu Triliun Tak Digarap Serius
-
Indonesia Jadi Negara Kedua Terbaik Sedunia Untuk Investasi
-
Jokowi Klaim Kepercayaan Dunia ke Indonesia Meningkat
-
Luhut Sebut Delegasi Cina akan Cek Kemajuan Proyek Kereta Cepat
-
Luhut Optimis Industri Hulu di Blok Masela akan Beri Nilai Tambah
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya