Suara.com - Senator asal Bali Pasek Suardika mengajak masyarakat di Pulau Dewata agar menerapkan konsep-konsep Hindu dalam mengembangkan gerakan koperasi.
"Apa yang sudah berjalan digerakan koperasi selama ini, sebenarnya cukup banyak yang sesuai dengan konsep-konsep Hindu, misalnya dalam konsep Hindu juga mengenal pengenaan bunga, tetapi besarannya diatur yang boleh dan tidak," kata Pasek Suardika, di Denpasar, Bali, Rabu (25/4/2018).
Anggota DPD RI ini menambahkan, dalam konsep-konsep Hindu juga dikenal sejumlah istilah perkoperasian seperti deposito, simpan pinjam, gadai, bagi hasil dan sebagainya. Dalam konsep Hindu namanya berbeda, namun sebenarnya yang dimaksud adalah sama dengan berbagai istilah dalam koperasi itu.
"Oleh karena itu, salah satu koperasi yang dibentuk warga Pasek (Koperasi Simpan Pinjam Sameton Pasek Meyadnya) akan mencoba menerapkan konsep-konsep Hindu sesuai dengan nama aslinya dan menjadi bagian dari proses mengembangkan usaha koperasi," ujar Pasek dalam acara Rapat Dengar Pendapat bertajuk "Membangun Koperasi sebagai Sokoguru Kesejahteraan Bersama untuk Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" itu.
Pihaknya mengharapkan agar lebih banyak masyarakat Bali yang mau menggeluti usaha koperasi karena akan membuka lapangan kerja dan juga membantu pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Negara-negara tertentu yang kuat koperasinya, ekonominya juga sangat kuat, contohnya Swedia. Di sana jarang sekali terkena goncangan ekonomi, karena koperasi dimiliki oleh rakyatnya. Jutaan orang masuk dalam koperasi itu 'kan luar biasa," ucapnya yang juga Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD itu.
Pasek mengingatkan agar gerakan koperasi tidak terlalu terfokus dengan hal-hal investasi besar, tetapi yang lebih penting itu dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat atau anggotanya.
"Koperasi menjadi penting karena ada gotong royong, ada kebersamaan dan kesamaan, sehingga ketika koperasi sukses, maka akan sukses bersama. Jika menerapkan konsep kapitalis murni, keuntungan akan terpusat pada orang yang punya, sedangkan yang lainnya menjadi karyawan," katanya.
Berbeda halnya dengan koperasi, ketika ada keuntungan maka keuntungan akan tertuju pada anggota sebagai pemilik koperasi.
"Saya harapkan anak-anak muda mulai menggeluti koperasi, sehingga budaya nongkrongnya pun menjadi lebih produktif," ucapnya yang juga politisi Partai Hanura itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi
-
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
-
Kopdes Merah Putih Rasa Minimarket: Ketika Produk Petani Lokal Absen dari Rak Koperasi
-
Prabowo Sedang Gali Kubur Kapitalisme, Tapi Dihalangi 'Musuh dalam Selimut'
-
Koperasi Merah Putih Disorot, Isi Rak Barang Terlihat Sepi dan Renggang
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat
-
Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Kurban Pakai Uang Pribadi Bukan APBN
-
BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?