Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta sejumlah pejabat negara menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tahun 2018. Acara penyerahan zakat berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).
Menurut Presiden, memberikan zakat sama saja dengan menjalankan keindahan Islam, sebagai agama yang rahmatan lil alamin.
"Melalui zakat kita berbagi dengan para mujtahid, penerima zakat, berbagi rezeki, berbagi rasa persaudaraan, berbagi ibadah, berbagi bahagia terlebih di bulan suci Ramadan ini," ujar Jokowi.
Presiden berharap, zakat yang dikeluarkan oleh umat Islam di bulan Ramadan ini dapat menyempurnakan ibadah puasa.
"Dan menyempurnakan ketaatan kita, ketakwaan kita kepada Allah SWT. Dan Saya mengajak para muzaki, pemberi zakat untuk memberikan zakat melalui Baznas supaya lebih aman, teratur, tepat penyaluranya kepada mujtahid," jelas Jokowi.
Dalam kesempatan ini Kepala Negara memberikan donasi Rp 50 juta. Kemudian Wapres JK dan Ketua DPR Bambang Soesatyo juga memberikan donasi Rp 50 juta.
Menteri Sekretaris Negara Pratikno Rp 27 juta dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Rp 20 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
-
Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi
-
Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar