Suara.com - Pupuk Indonesia Energi (PI-Energi) telah menyelesaikan pembangunan proyek perdana Gresik Gas Cogeneration Plant (GGCP). Proyek yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur itu telah selesai dan telah beroperasi.
“Mulai beroperasi komersial pada bulan April 2018 lalu,” kata Direktur Utama PI-energi, Tentaminarto Tri Februartono dalam keterangannya, Senin (20/8/2018).
GGCP menurut Tentaminarto yang akrab disapa Tenta, saat ini telah mulai beroperasi selama satu semester sejak awal 2018.
Tenta mengatakan, GGCP dibangun untuk memenuhi kebutuhan akan listrik dan uap (steam) dari PT Petrokimia Gresik (PKG) yang tengah mengembangkan fasilitas produksi terbarunya yaitu Pabrik Amurea II.
Tenta mengutarakan setelah proyek GGCP, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang dipimpinnya akan menjajaki pembangunan pembangkit listrik dan steam untuk memenuhi kebutuhan pabrik pupuk lainnya.
Keberhasilan pembangunan di Gresik dengan segala kelebihan dan kekurangannya menurut Tenta telah memberikan pelajaran berharga bagi PI-Energi dalam melakukan pembangunan pembangkit listrik.
“Tentu saja setelah keberhasilan proyek perdana, kami menjadi lebih percaya diri untuk melakukan pembangunan proyek-proyek selanjutnya,” ujarnya.
Selain itu, dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke-4, PI Energi melakukan Penyerahan dana bantuan pendidikan kepada 21 siswa berprestasi di Gresik.
Tenta berharap, penyerahan beasiswa dapat memacu semangat belajar para siswa. Menurutnya ke depan, Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas untuk menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.
“Dari mana lagi kita memperoleh SDM yang andal jika bukan dari sekolah-sekolah,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis