Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar fungsi tol laut bisa lebih dimaksimalkan untuk pengiriman semen ke kawasan Indonesia Timur.
Hal tersebut diungkapkan Menhub saat menyelenggarakan rapat dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Pelni (Persero) tentang optimalisasi pengangkutan yang akan dilakukan PT Semen Indonesia menggunakan kapal Pelni untuk diangkut ke kawasan Timur.
Menhub pun mengakui selama ini pelaksanaan tol laut belum optimal, terutama dalam distribusi semen ke wilayah Papua, Maluku dan Nusa Tenggara Timur.
"Oleh sebab itu, sinergi satu dengan yang lain perlu ditingkatkan. Jadi intinya rapat kali ini adalah bagaimana kami mengoptimalkan kemampuan tol laut dan mendukung Semen Indonesia dalam melakukan distribusi semen ke bagian timur," kata Menhub di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).
Menhub menyatakan, semen merupakan produk penting yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di Indonesia bagian Timur dan untuk menjamin distribusi yang merata.
Pemerintah telah menyediakan trayek tol laut dan menyediakan kapal untuk mengangkut produk tersebut.
"Apalagi kebutuhan semen di Indonesia Timur terus meningkat lantaran banyak pembangunan. Tol laut ini bisa dimaksimalkan dengan mengirim semen itu tadi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat
-
Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi
-
Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce
-
Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram
-
PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT
-
Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu
-
Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi
-
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!