Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu (10/10/2018) terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya terus menurun Diprediksikan, rupiah akan mengalami pelemahan.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar dolar AS memang masih kuat. Hal ini, sambung dia, terlihat dari tingkat imbal hasil obligasinya (10 dan 30 tahun) yang masih di level tinggi.
"Pergerakan rupiah mungkin masih di kisaran Rp 15.155 - Rp 15.250," kata Ariston di Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Ariston menuturkan, sentimen dalam negeri dengan penyeleggaraan anual meeting IMF-World belum mampu mendongkrak nilai tukar rupiah.
Dalam pertemuan itu, Dana Moneter Internasional IMF malah melaporkan hasil analisisnya bahwa pertumbuhan ekonomi dunia tidak secepat yang diperkirakan sebelumnya dari 3,9 persen menjadi 3,7 persen.
"Perkiraan yang lebih rendah ini biasanya mendorong penguatan dolar AS karena kekhawatiran pelambatan ekonomi global mendorong investor cari safe haven dolar AS," imbuh dia.
Berdasarkan pasar Spot Bloomberg, nilai tukar rupiah pada Selasa (8/10/2018) ada di level Rp 15.237 per dolar AS. Posisi tersebut melemah dibandingkan pada pergerakan hari sebelumnya di level Rp 15.218 per dolar AS.
Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah pada Selasa (10/10/2018) kemarin berada di level Rp 15.233 per dolar AS. Posisi itu juga melemah dari hari sebelumnya di level Rp 15.193 per dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi