Bisnis / Makro
Minggu, 11 November 2018 | 14:40 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Ibarat sepatu, jika dipakai hanya satu dan terlebih lagi dengan ketinggian yang berbeda, maka sepatu tidak akan berfungsi dengan baik. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perempuan dan laki-laki harus bisa berada dalam posisi yang sama agar ekonomi dapat tumbuh secara inklusif.

"Gender equality tidak hanya bagus untuk ekonomi tapi rationally, ethically, morally sangat bagus," kata Sri di Jakarta, Minggu (11/11/2018).

Ia pun menjelaskan mengenai kondisi ekonomi dan bagaimana Menteri Keuangan harus mampu mengelola APBN dalam tiga pembagian waktu. Evaluasi APBN, pengelolaan APBN tahun berjalan, dan penyusunan APBN tahun berikutnya.

"Ekonomi yang sehat adalah mampu menjaga keseimbangan antara yg menghasilkan dan mengeluarkan devisa. Saat ini Pemerintah fokus untuk merawat yang mampu menghasilkan devisa," jelasnya.

Tak lupa, Ia mengingatkan agar perempuan dalam kapasitas apapun harus bisa menunjukkan dukungan kepada sesama perempuan.

"Perempuan dengan laki-laki tidak berbeda dari sisi pengetahuan dan kemampuan. Gunakan sisi dan sifat keperempuanan Anda dg tepat. Kemampuan untuk lebih memahami dan mendengarkan, serta berempati," ujar Menkeu.

Load More