Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/11/2018) diprediksi bergerak negatif. Tren melemah IHSG hari ini diperkirakan bakal berlanjut.
Analis Senior KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko mengatakan, Aksi jual para pelaku pasar di resistance atas membuat momentum tren kenaikan tertahan untuk sementara waktu sehingga IHSG masuk fase konsolidasi sideways lagi secara jangka pendek.
"IHSG diprediksi bergerak di level support 5.750-5.700 dan resistance 5.850-5.900" ujar Yuganur di Jakarta, Selasa (13/11/2018).
Senada dengan Yuganur, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG melemah.
Menurut dia, berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
Namun, terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.741 hingga 5.705. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.848 hingga 5.919," ujar Nafan.
Berdasarkan data RTI perdagangan IHSG Senin (12/11/2018) kemarin dibuka melemah di level 5.865. Pelemahan itu berlanjut hingga IHSG ditutup menguat di level 5.777.
Dalam perdagangan Senin kemarin, sebanyak 7,02 miliar volume saham diperdagangkan dengan frekuensi 322.466 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 6,7 triliun.
Pada perdagangan Senin kemarin 122 saham bergerak menguat, 267 saham bergerak turun, dan 120 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih