Suara.com - Boeing Co membatalkan gelar pertemuan dengan maskapai untuk membahas sistem pada pesawat model 737 MAX 8. Produsen asal Amerika Serikat itu seharusnya menggelar pertemuan pada Selasa (20/11/2018) kemarin.
Menurut sumber Reuters, pertemuan tersebut rutin digelar Boeing dan maskapai untuk membahas teknis pesawat. Belum diketahui, penyebab Boeing membatalkan pertemuan tersebut.
"Kami terus menjadwalkan pertemuan untuk berbagi informasi," kata Boeing dalam sebuah pernyataan email seperti dilansir Reuters, Rabu (21/11/2018).
Boeing juga tidak memberitahukan apakah pertemuan tersebut akan dijadwalkan ulang atau tidak.
Panggilan sebelumnya mengenai 737 MAX 8 telah dilakukan antara Boeing dan manajemen maskapai penerbangan. Pertemuan itu membahas sistem keselamatan baru.
Terdapat dua pembaruan sistem pada pesawat model tersebut. Sehingga, maskapai dan pilot harus mempelajari prosedur dari dua sistem yang baru itu.
Sebelumnya, pesawat buatan Boeing Jenis 737 MAX 8 milik Lion Air jatuh di Perairan Tanjung Karawang. Sebanyak 189 penumpang tewas dalam kecelakaan itu.
Setelah kejadian itu, Saham Boeing juga langsung anjlok 1,5 persen dalam perdagangan tengah hari di 315,68 dolar AS. Saham perusahaan telah turun 20 persen sejak 30 Oktober 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat