Suara.com - Kaum hawa selalu ingin terlihat cantik dan sempurna di setiap penampilannya. Salah hal yang bisa membuat penampilan seorang wanita sempurna adalah dengan mengenakan tas - tas branded.
Dengan penggunaan tas - tas branded tersebut dapat membuat seorang wanita menjadi lebih terlihat berkelas dan eksklusif.
Tak heran, peluang tersebut banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha baik di Indonesia maupun luar negeri untuk meraup keuntungan penjualan tas-tas branded ini. Seperti yang dilakukan oleh Dionesia Sebayang penjual tas branded baik bekas atau preloved yang berhasil meraup untung dari penjualan tasnya.
Donna sapaan akrabnya bercerita, ketertarikannya dalam bisnis ini bermula dari senangnya bergaya dengan pendukung tas baju, sepatu sebagai kelengkapan fashion style saat didunia perkantoran.
Ditambah seringnya melakukan bus trip dan mendapat kesempatan membeli tas di luar negeri sehingga memiliki beberapa koleksi tas-tas branded yang terawat.
“Awal mulanya itu saya mulai suka tas branded tahun 1986 lah ya, kayaknya turunan dari mama saya. Nah tas branded saya pertama itu adalah Louis Vuitton, dulu harganya Rp 1 juta. Itu saya beli hasil kerja keras saya selama bekerja,” kata Donna saat berbincang dengan Suara.com di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang, Banten, Jumat (7/12/2018).
Dari situlah ternyata banyak rekan kerja dan teman-temannya yang tertarik melihat brang-barang khususnya tas yang dikenakan Donna.
“Orang-orang disekeliling saya jadi tertarik melihat apa yang saya kenakan dan meminta saya untuk membelikannya. Nah, karena saya tertarik untuk memiliki tas baru juga di samping bosan dengan beberapa model saya menyetujui untuk rela melepaskannya. Jadi saya sering adakan garage sale barang-barang pribadi saya,” ujarnya.
“Bahkan, teman-teman sering menitipkan barang mereka baik bekas ataupun baru maka lahirlah blok saya yang seperti dikenal saat itu Garagesaleds dan sekarang menjadi dsbrandedsale. Ini awal mula saya berkecimpung di dunia bisnis ini.”
Baca Juga: Pernah Terpuruk, Citra Kresna Cetar di Bisnis Tas Branded
Menurut Donna, pasar tas branded bekas saat ini sangat besar di Indonesia. Pasalnya, yang dibutuhkan wanita di Indonesia adalah tas bermerek saja sudah memiliki kepuasan tersendiri, tidak melulu produk tersebut baru atau bekas.
"Baru atau bekas nggak masalah, yang penting style kan. Makin lama makin banyak yang pesan, akhirnya saya trip aja ke Eropa, Prancis, Paris begitu-begitu sekalian beli untuk dijual lagi di sini. Saya juga sudah mulai merambah ke tas-tas branded second (bekas) untuk dijual lagi," ujar dia.
Menurut Donna, tas branded bekas banyak diminati kalangan wanita di Indonesia. Dia menceritakan, tas yang biasanya diburu kaum hawa ini yang memiliki model classic dengan merk Channel, Hermes dan Luis Vuitton.
“Karena harganya itu ngga pernah jatuh. Malah selalu naik, apalagi kalau model lama, tambah mahal. Contoh kayak tas Channel tahun 2000 begitu ya, harga jualnya bisa mahal itu, misal dulu beli Rp 30 juta, sekarang bisa diatas itu karena kan klasik, semakin lama modelnya semakin mahal,” katanya.
“Misalnya ya, 12 persen itu Channel dalam setahun, kalau Hermes lebih banyak 14 persen per tahun kan lumayan kan. Kenapa bisa begitu, karena mereka nggak pernah kasih diskon, lalu modelnya harus yang klasik baru harganya terus naik. Selain itu kan persediaan terbatas, tapi permintaan banyak dan kita bermain di situ kalau investasi tas,” tambahnya.
Donna mengatakan dalam menjual tas ini, sebagai perempuan ia merasa sangat senang. Pasalnya, ia bisa menggunakan tas itu setiap hari dan ketika bosan ia bisa menjual dan tetap mendapatkan untung.
Berita Terkait
-
Kenalan Sama Pramugari Cantik, Senyumnya Bikin Betah di Pesawat
-
Terlalu Seksi, Penjual Mie Ayam Pakai Rok Mini Guncang Jagat Maya
-
4 Artis Indonesia Bersuami Pilot Ganteng, Bikin Iri Maksimal
-
Heboh Pengantin Cantik Ini Dapat Suami Cowok Biasa
-
5 Foto Barbie Nouva, Teman Maria Ozawa yang Doyan Jalan dan Jajan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto