Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan, selama ini pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di Jakarta masih terganjal oleh perizinan dari Pemprov DKI Jakarta.
Rini mencontohkan, TOD di Tanjung Barat meski telah dilakukan groundbreaking pada Agustus 2017, namun baru mendapat izin pembangunan pondasi dari Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi yang kemarin akhirnya permasalahannya di perizinan yang sedikit lama. Jadi seperti di Tanjung Barat, kita sudah groundbreaking, nah karena proses perizinannya IMB beda-beda, jadi seperti di sana kita baru dapat izin pondasi. Izin pondasi selesai kita harapkan Januari untuk izin IMB ke atasnya," ujar Rini saat ditemui di Stasiun Rawa Buntu, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Senin (10/12/2018).
Selain TOD di Tanjung Barat, mantan Menteri Perdagangan dan Perindustrian itu menyebutkan, TOD Juanda dan Senen juga masih terganjal oleh perizinan.
Maka dari itu pihaknya, memintah Pemprov DKI agar cepat untuk mengeluarkan izin pembangunan TOD tersebut.
"Kalau Juanda dan Senen kita masih menunggu izin DKI. Kami waktu itu sudah bicara dengan Gubernur DKI Jakarta, beliau bersedia duduk bersama-sama untuk mempercepat izinnya," tandas Rini.
Untuk diketahui, beberapa perusahaan pelat merah berencana membangun banyak hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD).
Konsep tersebut yakni hunian yang dekat atau terintegrasi dengan transportasi massal dalam hal ini Kereta Rel Listrik (KRL).
Sedikitnya ada beberapa wilayah yang akan dibangun TOD yang huniannya terintegrasi dengan KRL yakni, Jakarta, Depok dan Tangerang Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN