Suara.com - Siapa bilang orang kaya tak akan habis kekayaannya? Tak sedikit contoh orang kaya yang tiba-tiba jatuh miskin. Persoalannya sepele sebetulnya, yaitu hanya karena suka menghambur-hamburkan uangnya tanpa pertimbangan.
Perilaku konsumtif mereka itulah yang sedikit demi sedikit menggerogoti harta kekayaannya, hingga tak sadar semuanya ludes tak bersisa. Nah, jika mereka yang sudah kaya saja bisa jatuh miskin, bagaimana dengan Anda yang hanya berpenghasilan pas-pasan?
Jika tak ingin jatuh ke lubang yang sama seperti mereka, ada baiknya memang untuk menghindari perilaku konsumtif dan boros seperti itu. Bahkan hal-hal yang terlihat sepele dan menjadi kebiasaan sehari-hari serta kerap terabaikan, pun bisa jadi penyebabnya.
Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut perilaku sehari-hari yang terkesan sepele, namun tanpa disadari ternyata bisa bikin Anda susah jadi orang kaya.
1. Belanja Berlebihan dan Tak Menghabiskan Makanan
Siapa pun butuh makanan. Maka, jika menyangkut soal makanan, janganlah berlaku boros. Pernahkah Anda memasak, tapi kemudian tak habis dimakan dan lantas dibuang? Atau seberapa sering Anda belanja makanan secara berlebihan? Belum lagi sayur-mayur dan lauk di lemari pendingin yang dibiarkan begitu saja, kemudian busuk dan berakhir di tempat sampah.
Awalnya mungkin Anda tak merasa bersalah. Tapi jika dilakukan rutin, coba bayangkan berapa uang yang telah terbuang sia-sia?
Belanja banyak sekaligus memang lebih irit, tetapi ketahui batasannya. Jangan sampai berlebihan hingga apa yang sudah terbeli tak digunakan, lantas akhirnya sia-sia. Lebih baik ubah pola konsumsi Anda, dan jika dirasa berlebihan, berikanlah kepada orang lain ketika makanan masih layak.
2. Ke Supermarket atau Pasar Hampir Tiap Hari
Memilih belanja tiap hari memang terasa lebih praktis dan mudah. Tapi, tahukah Anda bahwa cara ini ternyata justru lebih boros? Apalagi belanja di pengecer, di mana harganya pasti jauh lebih mahal yang membuat pengeluaran membengkak.
Cobalah mampir ke toko grosir dan belanja dalam jumlah sesuai kebutuhan untuk sebulan. Biasanya harganya jauh lebih murah. Pilih juga barang kebutuhan yang sifatnya awet dan tahan lama, supaya lebih hemat.
3. Membuang-buang Listrik
Mungkin nasihat orangtua untuk mematikan lampu ketika tak digunakan dianggap hal yang remeh dan tidak penting. Saat Anda hidup bersama orangtua, mungkin tagihan listrik tak perlu dipikirkan. Tetapi jika sudah tinggal sendiri, hal itu akan mulai terasa.
Maka, jangan suka menyepelekan hal kecil, termasuk soal penggunaan listrik di rumah. Jika memang sudah tak lagi digunakan, maka matikanlah alat yang menggunakan listrik itu. Ini jauh lebih baik. Jika tiba-tiba tagihan listrik bulanan melonjak, coba lihat penggunaannya, dan sebisa mungkin kurangi yang tidak perlu.
4. Malas Naik Kendaraan Umum dan Berjalan Kaki
Berita Terkait
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026