Suara.com - Bagi para warga keturunan China tentu sudah tak sabar lagi menyambut perayaan Imlek yang akan jatuh pada Selasa (5/2/2019) besok. Berbagai persiapan pun telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, termasuk menyiapkan angpao.
Angpao menjadi salah satu benda yang wajib ada dalam perayaan Imlek. Angpao yang biasanya dibalut dalam nuansa merah ini tak pernah ketinggalan mengisi perayaan Imlek dari tahun ke tahun.
Lalu, sebenarnya apa sih makna angpao berwarna merah? Apa saja yang harus diperhatikan dalam memberikan angpao? Yuk, simak beberapa fakta menarik seputar angpao seperti dilansir dari Moneysmart.id.
1. Berwarna Merah
Angpao untuk perayaan Imlek selalu identik dengan warna merah. Ternyata bukan sembarangan, warna merah ini memiliki makna tersendiri, yakni kebaikan, semangat dan kesejahteraan.
Angpao pun tak hanya diberikan saat perayaan Imlek saja, melainkan di pesta ulang tahun, pernikahan hingga untuk duka cita.
Namun, jangan sampai salah, sebab angpao duka cita harus berwarna khusus, yakni berwarna putih. Jangan sampai tertukar ya!
2. Jumlah Uang Harus Genap
Dalam memberikan angpao untuk kerabat dan saudara, ada hal lain yang harus diperhatikan yakni uang yang akan diisi dalam angpao.
Baca Juga: Dijual Rp 4 Juta, Tas Bentuk Sendal Crocs Bikin Heboh Sosmed
Hindarilah memberikan uang dengan jumlah ganjil seperti Rp 30 ribu karena angka ganjil melambangkan duka.
Sebaliknya, bila kalian ingin memberikan angpao untuk perayaan Imlek, pastikan jumlah uang dalam angpao genap ya.
3. Nominal Uang Tidak Diawali Angka 4
Tak hanya jumlah uang saja yang harus diperhatikan, nominal uang yang diberikan pun tak luput dari perhatian. Jangan sampai salah isi nominal uang dengan memberikan uang diawali angka 4 seperti Rp 40 ribu.
Dalam sejarah China, angka 4 seringkali dikaitkan pada ketidakberuntungan. Selain angka 4, ada angka keramat terlarang lainnya yaitu nol dan satu. Nol diartikan sebagai akhir dari segalanya dan satu lambang dari kesendirian.
4. Sudah Menikah Wajib Kasih Angpao
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis