Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ikut berkomentar terkait keluhan pengusaha logistik dan truk atas mahalnya tarif tol Trans Jawa.
Menurut dia, sebetulnya tarif tol Trans Jawa sudah turun setelah adanya penyederhanaan golongan.
Basuki menyebutkan, awalnya terdapat lima golongan yaitu I, II, III, IV, dan V. Golongan II-V itu merupakan golongan kendaraan jenis truk.
Dengan penerapan golongan tersebut, tarif untuk kendaraan jenis truk akan terasa mahal, karena tarif golongan II-V bisa tiga kali lipat dari golongan I.
Namun karena telah disederhanakan menjadi tiga golongan, maka tarif tol untuk kendaraan jenis truk menjadi lebih terjangkau.
"Sekarang hanya dengan tiga golongan, golongan I, golongan II dan III (kenaikannya) 1,5 kali. Itu turunnya sudah banyak ya," ujar dia saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).
Menurut Basuki, persoalan truk logistik bukan hanya masalah tarif saja. Akan tetapi permasalahan rumah makan murah juga menjadi persoalan para pengemudi truk logistik.
"Ada beberapa yang membuat bapak supir truk tetap cinta pada Pantura. Misalnya kalau di Pantura mereka bisa ke warung dengan harga yang Rp 10 ribu bisa, tapi kalau yang di rest area jauh lebih mahal. Itu juga harus kita perhatikan. Jadi tidak semata-mata tarif tolnya menurut saya," jelas dia.
Baca Juga: Aksi Congkak Murid Tantang Guru Berkelahi Bikin Geram Jenderal Polisi
Meski begitu, Basuki bakal kembali mendiskusikan permasalahan tarif Trans Jawa dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
"Saya sedang coba (diskusikan) untuk ini, kan banyak sekali BUJT-nya ada Jasa Marga, Astra, Waskita, Sumber Mitra Jaya, harus saya kumpulkan dulu, kita diskusikan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?