Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi masih bakal terus menguat. Karena, dolar AS mendapat tekanan dari data-data ekonomi AS yang di bawah ekspektasi pasar.
Kepala riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, data-data ekonomi AS tersebut di antaranya data produksi barang modal, data aktivitas bisnis di daerah industri Philadelphia dan data perumahan yang masih di bawah ekspektasi pasar.
Sehingga, hal ini berpotensi memberi tekanan ke dolar AS pagi ini.
"Kisaran pergerakan rupiah kemungkinan di Rp 14.030 - Rp 14.090," ujar Ariston di Jakarta Jumat, (22/2/2019).
Ariston juga mengamati, faktor sentimen perlambatan ekonomi global yang dimotori China dan Eropa akan mengimbangi, sehingga pergerakan dolar AS akan terjaga dalam mode konsolidasi.
"Selain itu pasar juga masih menunggu kepastian hasil negosiasi dagang AS dan China yang sudah mendekati dateline dari Trump tanggal 1 Maret. Belum ada perkembangan bisa menimbulkan kembali kecemasan di pasar," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru