Suara.com - Guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Sandiaga Uno mencanangkan program Unikop (unicorn koperasi).
Sandiaga memaparkan, program Unikop merupakan konsep sebuah koperasi yang bisa menembus keuntungan hingga Rp 1 triliun.
"Unikop itu adalah sebuah koperasi yang sudah menembus skala Rp 1 triliun," kata Sandiaga di Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).
Di samping merangsang pergerakan ekonomi Indonesia, konsep Unikop itu menurut Sandiaga akan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Bahkan Sandiaga menyebut, kalau konsep tersebut mendapatkan respon yang positif dari Profesor Sri Edi Swasono, guru besar ekonomi Universitas Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota MPR RI.
Sebagai informasi, Sandiaga sempat menemui Profesor Sri Edi untuk menerima sejumlah masukan menjelang debat ketiga Pilpres 2019.
"Beliau sangat tertarik dengan konsep unikop yang kami kemukakan," ujarnya.
Sandiaga juga mengatakan kalau konsep Unikop itu akan diterima di kalangan masyarakat lantaran berdampak langsung dengan lapangan pekerjaan sekaligus mendorong perekonomian di Indonesia.
Baca Juga: Pidato Politik Jokowi Singgung Tanah Negara, Kartu Sakti Hingga Unicorn
"Fokus dari Prabowo - Sandiaga ini membuka lapangan kerja ini bisa kita konkritkan dengan program OK OCE, koperasi, Unikop dan program-program yang langsung menyentuh masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya