Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, harga tiket perjalanan memakai kereta MRT Jakarta masih terjangkau oleh warga menengah ke bawah ibu kota.
Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani saat meninjau dan mencicipi kereta MRT Jakarta rute Bundaran HI – Lebak Bulus, Rabu (6/3/2019).
"Harga tiketnya Rp 2.500 per sekali perjalanan. Kalau ditinjau dari segi jarak pemberhentian dari stasiun ke stasiun, tiket itu murah dan terjangkau,” kata dia.
Selain menghemat ongkos transportasi, MRT Jakarta juga dinilai Sri bisa menghemat waktu tempuh. ”Sebandinglah harganya.”
Sebelumnya, Presiden Direktur MRT Jakarta William Sabandar mengatakan belum mematok tarif penumpang untuk satu kali perjalanan. Rencananya, tiket MRT Jakarta akan disubsidi untuk menjangkau masyarakat luas.
"Tarif kami mengikuti keputusan pemprov dan perhitungan ekonomi masyarakat. Kami mengusulkan rata-rata Rp 8.500 - Rp 10.000. Itu subsidi yang harus ditentukan pemerintah," ujar William Sabandar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN