Suara.com - Pesawat tipe ATR 72-600 milik Garuda Indonesia mengalami masalah di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali. Pesawat tersebut mengalami masalah sebelum lepas landas dengan rute penerbangan Denpasar-Wakatobi.
Kepala Humas Angkasa Pura I, Awaluddin menerangkan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 09.59 WITA.
Akan tetapi, Awaluddin belum mengetahui penyebab dari masalah yang terjadi pada pesawat tersebut.
"Waktu kejadian 09.59 WITA, kejadian saat akan take off beberapa saat, rute Denpasar-Wakatobi, untuk detail kerusakan saya belum terinfo jelas," kata dia saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (22/3/2019).
Menurut Awaluddin, saat ini pesawat sedang dalam proses perbaikan di Bandara Ngurah Rai Bali.
Sementara, para penumpang akan diberangkatkan dengan pesawat lain yang berangkat dari Sumbawa.
"Rencananya penumpang di berangkatkan jam 14.30 WITA dengan pesawat dari Sumbawa, saat ini pesawat dalam proses perbaikan dan menunggu investigasi dari KNKT," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026