Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menilai kinerja menteri Perhubungan Budi Karya cukup bagus.
Penilaian tersebut untuk menanggapi munculnya tagar #PecatBudiKarya di jagat media sosial. Tagar itu muncul lantaran Menhub Budi Karya dinilai gagal menerapkan kebijakan untuk menurunkan harga tiket pesawat.
Tagar ini sempat menjadi topik terpopuler di Twitter, karena warganet mengeluhkan tarif meningkat dua kali lipat dari harga normal.
"Pak Budi Karya itu kan paten, bagus kok," ujar Luhut B Pandjaitan di Gedung Kemenko Maritim, Rabu (8/5/2019).
Menko Luhut menuturkan, untuk kenaikan harga tiket dipengaruhi oleh mahalnya bahan bakar pesawat. Oleh karena itu, ia meminta untuk membuka kesempatan kepada perusahaan untuk berkompetisi menjual bahan bakar pesawat.
"Sekarang ini harga minyak kita minta bukan Pertamina saja, supaya ada privat sektor lainnya. Jadi kalau ada kompetisi, harganya itu bisa turun karena kita tidak mau beda jauh dengan Singapura," tambahnya.
Sebelumnya Menhub Budi Karya Sumadi tak mau berkomentar terkait tagar tersebut. Saat ini, pihaknya hanya ingin fokus untuk meneruskan pekerjaannya.
”Iya, aku no coment lah itu. No coment, yang penting aku kerja," kata Budi saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/4/2019).
Baca Juga: Soal tanda pagar Pecat Budi Karya, Jubir sebut Jokowi pernah panggil Menhub
Berita Terkait
-
Luhut: Jangan Kasih Angin Surga ke Prabowo, Kasihan
-
Luhut Akhirnya Buka Suara soal Film Sexy Killers
-
Soal tanda pagar Pecat Budi Karya, Jubir sebut Jokowi pernah panggil Menhub
-
Ramai Tagar #PecatBudiKarya, Menhub: No Comment yang Penting Kerja
-
Kemenhub Ditarget Seminggu Ini Harus Turunkan Harga Tiket Pesawat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas