Suara.com - Pemerintah resmi menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat sebesar 12 persen sampai 16 persen untuk penerbangan dalam negeri.
Keputusan penurunan TBA berlaku efektif sejak ditandatanganinya Peraturan Menteri Perhubungan per tanggal 15 Mei 2019.
Jika merujuk pada peraturan tersebut, semestinya harga tiket pesawat mulai disesuaikan kembali oleh maskapai maupun online travel agent.
Suara.com kemudian mencoba menjajal pencarian harga tiket pesawat melalui online travel agent seperti Tiket.com dengan penerbangan di tanggal yang sama yakni 31 Mei.
Hasilnya cukup mengejutkan, untuk rute favorit seperti destinasi wisata Bangka Belitung, harga tiket dibanderol sebesar Rp 1.374.700 per orang untuk sekali jalan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Harga tersebut hanya berbeda sedikit saja dengan rute Jakarta - Singapura jika menggunakan maskapai Scoot. Harga tiket yang dibanderol ke Singapura sebesar Rp 1.613.000.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mencatat, kenaikan tarif tiket pesawat untuk penerbangan dalam negeri terjadi sejak akhir Desember 2018, dan tarif ini tidak kunjung turun setelah 10 Januari 2019.
Dampak dari kenaikan tiket pesawat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama saat menjelang Lebaran.
"Harus ada payung hukum pengaturannya. Menhub akan mengubah putusan soal tarif batas atas pesawat yang lama, jadi mudah-mudahan bisa selesai dalam dua hari ke depan,” kata Menko Darmin belum lama ini.
Baca Juga: Imbas Tiket Pesawat, Pedagang di Bandara Minangkabau Bakal Gulung Tikar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura